Pendakwah Umi Pipik membeberkan kondisi terkini Wardatina Mawa, atau yang akrab disapa Mawa, di tengah kisruh rumah tangganya dengan Insanul Fahmi yang sedang berada di ujung tanduk. Umi Pipik, yang dianggap sebagai guru sekaligus kakak bagi Mawa, menyebut Mawa kini menunjukkan sikap yang lebih dewasa dan tenang.

Menurut Umi Pipik, Mawa kini lebih berhati-hati dan matang dalam mengambil setiap keputusan penting. “Lebih dalam segala sesuatu, dia akan pikirkan panjang,” ujar Umi Pipik saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, pada Selasa (16/2/2026).

Doa dan Istikharah Jadi Kekuatan Mawa

Di tengah ujian rumah tangganya, Mawa juga aktif diundang untuk memberikan motivasi. Ia sempat meminta nasihat Umi Pipik agar pesan yang disampaikannya jujur dari hati tanpa merendahkan pihak lain. Umi Pipik pun memberikan arahan.

“Ya kamu sampaikan aja sesuai isi hati yang baik, tanpa menilai orang lain. Jangan menjudge atau merendahkan orang lain,” pesan Umi Pipik.

Terkait masalah rumah tangga yang sedang dihadapinya, Umi Pipik menyarankan Mawa untuk memperbanyak salat istikharah guna memohon petunjuk terbaik. Ia menekankan bahwa pernikahan adalah ibadah panjang yang harus dijalani dengan hati yang selamat.

Pasca kepulangan Mawa dari ibadah umrah, Umi Pipik melihat ketenangan yang terpancar dari wajah ibu muda tersebut. “Dia lebih banyak doa sama menyerahkan semuanya sama Allah sih. Terus tenang, lebih tenang kalau saya bilang. Mungkin dapat jawaban kali ya dari doanya ketika di Mekkah,” jelas Umi Pipik.

Isyarat Kejutan Baru dari Mawa

Meski tidak secara langsung menyinggung kabar pisah rumah yang telah berlangsung selama empat bulan, Umi Pipik memberikan isyarat bahwa akan ada kabar baru dari Mawa dalam waktu dekat. “Tunggu aja ada surprise (kejutan) apa dari Mawa,” ucapnya.

Sebagai orang terdekat, Umi Pipik menegaskan akan terus memberikan dukungan mental kepada Mawa agar tidak salah langkah dan tetap rendah hati dalam menghadapi setiap keputusan. “Saya pasti mensupport, menguatkan hatinya. Karena saat ini dia butuh orang-orang, dia perantau. Saya lebih menguatkan, apapun yang diucapkan lebih hati-hati aja. Tetap rendah hati,” tuturnya.