Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menyatakan kesiapan penuh menjadi tuan rumah perayaan Paskah Nasional ke-5. Acara berskala nasional ini dijadwalkan berlangsung pada 24-26 April 2026 di Desa Loru, Kabupaten Sigi, dan diharapkan menjadi simbol kuat toleransi beragama di wilayah tersebut.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A Lamadjido, menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap kegiatan ini. Menurutnya, kepercayaan untuk menjadi tuan rumah Paskah Nasional ke-5 merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi Sulteng.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sangat mendukung kegiatan berskala nasional. Paskah Nasional ke-5 adalah kebanggaan bagi Sulawesi Tengah. Ini menjadi simbol bahwa toleransi beragama di daerah ini terjaga dengan baik dan terus berkembang,” kata Reny A Lamadjido dalam keterangan resminya di Palu, Kamis (02/04/2026).

Kesiapan ini dibahas dalam audiensi yang melibatkan Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Panitia Paskah Nasional ke-5 di Palu. Wagub Reny juga membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah pusat, meminta arahan Menteri Agama untuk memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan memberikan dampak luas.

Perayaan Paskah Nasional ke-5 tidak hanya dipandang sebagai acara keagamaan, tetapi juga sebagai momentum strategis untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan dalam bingkai keberagaman. Diperkirakan sekitar 20 ribu peserta dari berbagai daerah di Indonesia akan hadir, menjadikan perhelatan ini salah satu kegiatan keagamaan terbesar tahun ini di Sulteng.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi dan optimisme terhadap kondisi kerukunan umat beragama di Indonesia yang terus menunjukkan tren positif.

“Saya sangat berbahagia, karena tahun ini indeks kerukunan umat beragama mencapai angka tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia. Ini adalah capaian luar biasa yang harus kita jaga bersama,” ujar Nasaruddin Umar.

Ia juga menyatakan kesiapannya untuk hadir dan berpartisipasi dalam Paskah Nasional ke-5. “Insyaallah saya akan berpartisipasi dalam Paskah Nasional ke-5. Saya berharap kegiatan ini juga mengundang perwakilan dari agama-agama lain, sehingga semangat persatuan dan kebersamaan semakin kuat,” tambahnya.

Pemerintah Provinsi Sulteng dan panitia terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan optimal. Diharapkan, melalui kolaborasi lintas sektor dan semangat persatuan, Paskah Nasional ke-5 di Sulawesi Tengah akan menjadi perayaan iman sekaligus kesempatan untuk memperkuat harmoni, toleransi, dan persaudaraan dalam kebinekaan Indonesia.