Warga Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, dikejutkan oleh suara dentuman keras yang berasal dari ledakan truk tangki bermuatan oksigen cair (liquid oxygen) pada Jumat (3/4) pagi. Insiden yang terjadi sekitar pukul 06.34–06.35 Wita ini menyebabkan getaran kuat yang dirasakan warga di sekitar lokasi, mirip gempa bumi.

Truk milik perusahaan gas industri Samator tersebut meledak saat terparkir di area bengkel Hino Kilometer 24, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara. Ledakan ini mengakibatkan kerusakan signifikan pada bangunan bengkel.

Rahmat Rizal, salah satu saksi mata yang juga petugas keamanan area bengkel, mengungkapkan detik-detik sebelum kejadian. “Sebelumnya saya sempat mematikan lampu, lalu kembali ke pos jaga. Tidak lama, sekitar pukul 06.35 Wita langsung terdengar ledakan keras, bangunan bergetar, dan asap putih mengepul,” tuturnya.

Menurut Rahmat, kekuatan ledakan sangat dahsyat. “Ledakannya sangat luar biasa, keras sekali. Atap hampir semuanya rusak, material sampai beterbangan,” tambahnya, menggambarkan kerusakan parah yang terjadi.

Truk tangki tersebut diketahui telah berada di lokasi bengkel milik PT Kumala Motor Sejahtera selama kurang lebih satu minggu untuk menjalani proses perbaikan. Beruntung, saat kejadian, tidak ada aktivitas pekerja karena bertepatan dengan hari libur nasional. “Karena hari ini tanggal merah jadi tidak ada yang bekerja di workshop itu,” jelas Rahmat.

Pasca-ledakan, Rahmat segera melaporkan insiden tersebut kepada Ketua RT setempat, yang kemudian diteruskan kepada aparat keamanan, termasuk Bhabinkamtibmas, serta pimpinan tempatnya bekerja.

Pihak kepolisian langsung bergerak cepat mengamankan lokasi kejadian dengan memasang garis polisi untuk mencegah potensi bahaya lanjutan. Area tempat kejadian perkara (TKP) juga disterilkan guna kepentingan penyelidikan.

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold HY Kumontoy melalui Kapolsek Balikpapan Utara, Kompol M. Rezsa, membenarkan kejadian tersebut. “Kejadian terjadi sekitar pukul 06.34 Wita,” ujar Rezsa.

Kompol Rezsa menambahkan, penyebab pasti ledakan masih dalam proses penyelidikan. “Kami telah melaksanakan TPTKP dan mengamankan area bengkel. Saat ini lokasi masih kami sterilkan karena perlu dilakukan pemeriksaan lanjutan. Tim Inafis Polresta Balikpapan juga telah dikerahkan ke lokasi guna olah TKP dan mengumpulkan barang bukti sesuai prosedur operasional standar (SOP),” pungkasnya.