Seorang bocah berusia tujuh tahun, M Raffasya Aditya bin Amat Sabilan, dilaporkan hilang terseret arus saat mandi bersama beberapa temannya di sebuah parit (anak sungai) di RT 24, Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Palmerah, Kota Jambi. Peristiwa nahas ini terjadi pada Rabu petang, 20 Mei 2026.

Menurut kesaksian warga setempat, Japri, ia mengetahui kejadian tersebut setelah mendengar teriakan minta tolong dari anak-anak yang menyebutkan nama Raffasya hanyut. Japri segera berupaya mengejar dan menolong korban, namun usahanya terhalang jaring saat menyusuri parit yang saat itu tengah meluap.

Tidak menyerah, Japri kemudian menaiki sepeda motor untuk bergerak ke daerah hilir parit, sambil mengabarkan adanya anak yang hanyut. Tak berselang lama, belasan personel Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) dari Basarnas dan BPBD Kota Jambi tiba di lokasi untuk membantu pencarian.

Tim SAR segera menyusuri aliran anak sungai ke arah hilir dengan berenang. Namun, karena kondisi gelapnya malam, sekitar pukul 20.00 WIB, tim memutuskan untuk menghentikan sementara pencarian. Rencananya, operasi pencarian akan dilanjutkan pada Kamis pagi.

Meskipun demikian, keluarga korban bersama sejumlah warga setempat tetap berupaya melakukan pencarian secara mandiri dengan menggunakan peralatan penerangan seadanya, berharap dapat segera menemukan M Raffasya Aditya.