Komunitas pengguna rokok elektrik, Therion DNA Indonesia, menegaskan bahwa upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak boleh berhenti pada edukasi formal semata. Mereka menekankan pentingnya kesadaran individu dan tanggung jawab kolektif di berbagai lingkungan sosial, termasuk komunitas, untuk melanjutkan upaya tersebut.

Presiden Therion DNA Indonesia, Agung Heri Hartaji, menyatakan bahwa lingkungan sosial memegang peran krusial dalam mendukung pencegahan narkoba. “Komunitas menyadari sepenuhnya bahwa lingkungan sosial memiliki peran yang penting dalam mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba,” ucap Agung dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (29/4/2026).

Agung menambahkan, perhatian publik terhadap isu penyalahgunaan vape atau rokok elektrik belakangan ini cukup tinggi. Oleh karena itu, Therion DNA Indonesia merasa bertanggung jawab untuk berperan aktif mengedukasi masyarakat dalam mencegah penyalahgunaan narkotika.

Sebagai wujud komitmen tersebut, komunitas ini menggandeng Badan Narkotika Kabupaten Bekasi untuk menggelar pelaksanaan tes urine di Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu (25/4/2026).

Agung berharap kegiatan positif ini dapat menumbuhkan kesadaran di masyarakat untuk saling menjaga dalam upaya pencegahan narkotika. “Kegiatan ini tidak dimaksudkan sebagai klaim atau pembuktian tertentu. Kami memandangnya sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran dan mendukung deteksi dini melalui pendekatan yang berbasis partisipasi komunitas,” jelasnya.

Ketua pelaksana kegiatan tes urine, Enggar Dwi Pambudi, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan refleksi dari kesadaran internal komunitas untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas narkoba. “Kegiatan ini lahir dari kesadaran kami sebagai komunitas untuk saling menjaga. Upaya pencegahan harus dimulai dari diri sendiri dan dilakukan secara sukarela dalam lingkungan masing-masing sebagai bentuk tanggung jawab bersama,” ujar Enggar.

Perwakilan Badan Narkotika Kabupaten Bekasi, Flavianus Aka, mengapresiasi langkah sukarela yang diambil oleh Therion DNA Indonesia. Menurutnya, inisiatif berbasis komunitas seperti ini sangat penting dalam upaya pencegahan penyalahgunaan zat terlarang. “Pendekatan berbasis kesadaran dan edukasi perlu terus didorong di berbagai lapisan masyarakat,” tutur Flavianus.

Tes urine narkoba tersebut diinisiasi secara sukarela oleh Therion DNA Indonesia melalui acara Halalbihalal Vapers with Therion DNA Indonesia. Kegiatan yang berlangsung di Wargas, Bekasi, ini diikuti oleh 50 konsumen rokok elektrik yang berpartisipasi secara sukarela.

Selain tes urine sebagai bagian dari edukasi dan deteksi dini, acara tersebut juga diisi dengan sesi edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan zat terlarang serta pentingnya menjaga gaya hidup sehat. Melalui inisiatif ini, komunitas berharap dapat berkontribusi pada terciptanya lingkungan sosial yang lebih bertanggung jawab dan memperkuat peran aktif masyarakat dalam pencegahan narkoba.