Warsawa, Senin (2/2/2026) – Lebih dari 50 orang dilaporkan meninggal dunia di Polandia sejak awal musim dingin akibat suhu udara yang sangat rendah. Wakil Menteri Dalam Negeri dan Administrasi Polandia, Wieslaw Szczepanski, mengonfirmasi angka tersebut kepada wartawan.

Gelombang Dingin Memuncak, Puluhan Jiwa Melayang

Szczepanski menjelaskan bahwa gelombang embun beku parah kini mencapai puncaknya di Polandia. “Gelombang embun beku parah kini mencapai puncaknya. Kami menerima kabar duka tentang korban baru. Saat ini kami memiliki informasi mengenai 54 kematian. Kami juga mencatat 36 orang mengalami hipotermia,” ujar Szczepanski.

Ia menambahkan bahwa sebagian besar korban adalah warga yang tinggal di bangunan terbengkalai, menjadikannya sangat rentan terhadap cuaca dingin ekstrem.

“Sekali lagi, kami mengimbau semua orang yang tinggal di bangunan terbengkalai untuk berpindah ke tempat dengan suhu yang lebih hangat,” kata wakil menteri tersebut, menekankan pentingnya keselamatan di tengah kondisi yang memburuk.

Pihak berwenang memperkirakan malam yang akan datang akan menjadi malam terdingin di Polandia sejak awal musim dingin ini, meningkatkan kekhawatiran akan potensi korban lebih lanjut jika masyarakat tidak mengambil langkah pencegahan.