Cabang Olahraga (Cabor) Tarung Derajat Kabupaten Kediri mengintensifkan program try out berjenjang sebagai persiapan matang para atlet menghadapi berbagai kejuaraan. Kegiatan yang melibatkan berbagai kelompok usia, mulai dari tingkat sekolah dasar (SD) hingga kategori umum, telah dilaksanakan pada Minggu (15/2/2026) lalu.

Ketua Cabor Tarung Derajat Kabupaten Kediri, Hardi, menjelaskan bahwa try out ini memiliki peran ganda, yakni sebagai sarana evaluasi teknik sekaligus penjaringan atlet potensial. Atlet-atlet yang menunjukkan performa terbaik akan diproyeksikan untuk tampil di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang.

Evaluasi Teknik dan Proyeksi Atlet Porprov

“Try out ini kami gunakan untuk mengevaluasi teknik para atlet dari berbagai jenjang usia, mulai SD, SMP, SMA, hingga umum. Khusus atlet SMP kelas dua ke atas dan SMA, kami persiapkan untuk masuk proyeksi Porprov,” ujar Hardi, menegaskan fokus pembinaan.

Hardi menambahkan, intensitas try out yang sebelumnya rutin digelar minimal dua bulan sekali, akan ditingkatkan secara signifikan pada tahun ini. Peningkatan ini mencakup lingkup antar daerah, antar wilayah, hingga antar provinsi. Langkah strategis ini diambil untuk merespons target ambisius dari Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, yang menargetkan Kabupaten Kediri mampu menembus lima besar Porprov X/2027.

“Target lima besar dari Mas Bupati menjadi motivasi besar bagi kami. Karena itu, intensitas try out akan kami tambah, khususnya bagi atlet usia SMP ke atas agar mereka semakin terasah secara teknik dan mental,” jelas Hardi, menunjukkan komitmen cabor.

Lebih lanjut, Hardi mengungkapkan bahwa atlet dengan hasil terbaik dalam try out akan diikutsertakan dalam kejuaraan lanjutan di Jombang, seperti Piala Kadispora Diknas dan Piala Kapolres. Partisipasi dalam ajang tersebut diharapkan dapat meningkatkan jam terbang dan pengalaman bertanding atlet di level provinsi, bahkan antarprovinsi.

Regenerasi dan Dukungan KONI

Pembinaan atlet Tarung Derajat Kabupaten Kediri tidak hanya berorientasi pada target jangka pendek, tetapi juga diarahkan untuk regenerasi jangka panjang. Atlet usia 10–11 tahun diproyeksikan menjadi tulang punggung Kabupaten Kediri pada Porprov 2029, sementara atlet hasil penjaringan SMP kelas dua ke atas disiapkan khusus untuk Porprov 2027.

“Untuk atlet kelas delapan ke atas, mereka sudah kami siapkan untuk promosi dan seleksi menuju Porprov 10 nanti,” imbuh Hardi.

Sementara itu, Sekretaris KONI Kabupaten Kediri, Daniel Novi Susanto, yang turut memantau pelaksanaan try out, memberikan apresiasi positif terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, try out ini sangat bermanfaat bagi pembinaan prestasi olahraga daerah.

“Kegiatan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tapi juga membangun kepercayaan diri dan mental atlet. Sehingga saat terjun di kejuaraan resmi seperti Kejurkab, Kejurprov, hingga Porprov, mereka sudah lebih siap,” tutur Daniel, menyoroti dampak positifnya.

Daniel menegaskan, KONI Kabupaten Kediri berkomitmen untuk terus mendukung program pembinaan di setiap cabang olahraga. Salah satu bentuk dukungan yang sedang diwacanakan adalah penyelenggaraan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) sebagai wadah untuk peningkatan prestasi.

“KONI siap memfasilitasi program-program peningkatan prestasi, termasuk rencana Porkab agar seluruh cabor bisa memanfaatkannya secara maksimal,” tandas Daniel.