Tangis haru tak terbendung dari Komariah (67) saat menerima kabar gembira. Rumah biliknya yang rapuh di Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten, akan segera direnovasi menjadi hunian layak dengan dinding tembok yang kokoh. Bantuan ini datang dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

Komariah menjadi salah satu dari dua lansia yang beruntung mendapatkan bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tersebut. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah dalam rangkaian Safari Ramadan di Masjid Jamiatu As-Sa’adah, Jalan Raya Binuangeun-Malingping, Wanasalam, Lebak, pada Rabu, 11 Maret 2026.

“Lebih dari senang. Anak-anak saya belum ada yang sukses dalam pekerjaannya. Untuk beli semen satu sak pun susah,” ungkap Komariah, yang sehari-harinya tinggal di rumah biliknya bersama cucunya, menggambarkan betapa sulitnya kondisi ekonomi keluarganya.

Untuk renovasi rumahnya, Komariah menerima bantuan sebesar Rp25 juta, yang secara khusus akan digunakan untuk mengganti dinding bilik menjadi tembok. Selain itu, ia juga mendapatkan bantuan sembako yang dibagikan selama kegiatan Safari Ramadan tersebut.

Kisah serupa dialami oleh Edah Jubaedah (65), penerima bantuan lainnya. Rumah biliknya telah roboh delapan bulan lalu akibat sering diterjang banjir. Lokasi rumah Edah memang berada di dataran yang lebih rendah dibandingkan rumah-rumah di sekitarnya, membuatnya rentan terhadap genangan air. “Senang dan terharu. Saya sangat terbantu,” tutur Edah.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Dimyati berpesan kepada kepala desa dan Polsek Wanasalam untuk turut mengawasi proses renovasi kedua rumah tersebut. Ia juga berharap agar pembangunan tidak mengganggu ibadah puasa dan keceriaan Idul Fitri. “Dibangunnya setelah Lebaran ya,” ucap Dimyati.