Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah menerima bantuan signifikan dari Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI) pada Sabtu (20/12/2025). Bantuan ini ditujukan untuk mendukung upaya penanganan bencana hidrometeorologi dan ekologis yang melanda wilayah tersebut.

Mahyeldi menjelaskan, bantuan yang diterima berupa pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), sarana komunikasi, serta logistik penting untuk wilayah-wilayah yang terdampak bencana. Menurutnya, dukungan ini sangat krusial dalam mempercepat distribusi bantuan kepada korban banjir.

Dampak Bantuan untuk Akses Terbatas

Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa bantuan tersebut akan sangat membantu pemerintah daerah dalam situasi krisis. “Bantuan ini sangat membantu pemerintah daerah dalam mempercepat koordinasi, distribusi bantuan, dan pelayanan kepada masyarakat terdampak, khususnya di wilayah yang aksesnya terbatas,” ujar Mahyeldi.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada APLSI atas kepedulian serta dukungan nyata terhadap masyarakat Sumatra Barat yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Rincian Bantuan dan Komitmen APLSI

Ketua Umum APLSI, Eka Satria, yang juga menjabat sebagai President Director Medco Power Indonesia, merinci bantuan yang disalurkan. Bantuan tersebut meliputi tiga unit pembangkit listrik tenaga surya lengkap dengan baterai penyimpanan energi, perangkat komunikasi satelit Starlink, serta bantuan logistik untuk mendukung operasional posko darurat.

Eka Satria menekankan komitmen APLSI sebagai mitra strategis pemerintah. “Sebagai mitra strategis pemerintah, kami ingin berperan untuk memastikan layanan dasar terhadap masyarakat tetap berfungsi dalam situasi krisis,” kata Eka Satria.

Setelah Sumatra Barat, APLSI juga berencana untuk menyalurkan dukungan serupa ke wilayah Sumatra lainnya yang terdampak banjir, termasuk Aceh dan Sumatra Utara, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam penanganan bencana di Indonesia.