Pawai Takbiran di Kota Mataram pada Jumat, 20 Maret 2026, berlangsung dalam suasana unik dengan dua waktu pelaksanaan berbeda. Kondisi ini terjadi seiring adanya perbedaan penetapan Hari Raya Idul Fitri dan beririsan dengan perayaan Hari Raya Nyepi.

Pemerintah Kota Mataram telah mengambil langkah antisipatif untuk memastikan kelancaran dan ketertiban acara. Pawai Takbiran dibagi ke dalam enam kecamatan, dengan pengerahan 90 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk pengamanan. Selain itu, waktu pelaksanaan pawai juga dibatasi hingga pukul 22.00 WITA guna menjaga ketertiban umum.

Di tengah euforia perayaan, aspek kebersihan juga menjadi perhatian serius. Sebanyak 325 petugas kebersihan disiagakan untuk menangani potensi volume sampah yang diperkirakan mencapai 8 hingga 9 ton. Kesiapan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mengelola setiap aspek perayaan.

Situasi ini secara keseluruhan merefleksikan bagaimana Kota Mataram berhasil mengelola perbedaan dengan pendekatan toleransi dan harmoni, memastikan setiap perayaan dapat berlangsung dengan aman dan damai bagi seluruh warganya.