PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), mencatat pergerakan penumpang mencapai 45.066 orang selama periode arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, yakni 13-17 Maret 2026. Angka ini meliputi penumpang yang datang maupun berangkat dari bandara tersebut.
Humas Bandara Lombok, Hidya Putri Ramadhina, menjelaskan, “Total pergerakan penumpang sejak 13-17 Maret 2026 yakni kedatangan 25.165 penumpang dan keberangkatan 19.901 penumpang atau total 45.066 penumpang.” Pernyataan ini disampaikan di Lombok Tengah, NTB, pada Rabu.
Menanggapi lonjakan ini, Bandara Internasional Lombok juga menerima 14 pengajuan extra flight per 15 Maret 2026. Penambahan penerbangan ini diajukan oleh tiga maskapai besar, yaitu Lion Air, Citilink, dan Garuda Indonesia, untuk rute-rute padat seperti Jakarta-Lombok, Lombok-Jakarta, dan Surabaya-Lombok. “Ada tiga maskapai yang mengajukan penambahan penerbangan yakni Lion Air, Citilink dan Garuda Indonesia,” tambah Hidya.
Rincian pergerakan penumpang harian menunjukkan tren peningkatan:
- Pada 13 Maret 2026, tercatat total 7.729 penumpang, dengan 4.370 kedatangan dan 3.359 keberangkatan.
- Sehari setelahnya, 14 Maret 2026, jumlah penumpang mencapai 9.082 orang, terdiri atas 4.935 kedatangan dan 4.147 keberangkatan.
- Pada 15 Maret 2026, pergerakan penumpang mencapai 9.964 orang per hari, dengan 5.493 kedatangan dan 4.471 keberangkatan.
- Selanjutnya, pada 16 Maret, jumlah penumpang di Bandara Lombok mencapai 9.692 orang.
- Pada prediksi puncak arus mudik 17 Maret, total penumpang mencapai 8.599 orang, yakni 4.850 kedatangan dan 3.749 keberangkatan.
General Manager Bandara Lombok, Aidhil Philip Julian, sebelumnya memproyeksikan puncak arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah akan terjadi pada H-4 Lebaran atau Selasa, 17 Maret 2026, dengan perkiraan 9.096 penumpang. Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan jatuh pada H+7 Lebaran atau Minggu, 29 Maret 2026, dengan proyeksi 9.808 penumpang.
Bandara Lombok juga memproyeksikan peningkatan signifikan dalam pergerakan selama Lebaran 2026 dibandingkan tahun sebelumnya. Pada periode posko angkutan udara Lebaran tahun 2025, tercatat 1.134 pergerakan pesawat, 130.883 penumpang, serta 660 ton kargo. Untuk Lebaran 2026, proyeksi menunjukkan 136.255 penumpang (meningkat 4,1 persen), 1.454 pergerakan pesawat (meningkat 28,2 persen), dan 702 ton kargo (meningkat 6,4 persen).
