Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Zamroni Aziz, memberikan catatan kritis terkait tingkat kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kemenag Kota Mataram. Ia secara khusus menyoroti kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di wilayah tersebut.

“Kota Mataram adalah etalase dan miniatur NTB. Jika tingkat kehadiran pegawai paling rendah, ini harus segera diperbaiki. Kedisiplinan adalah modal utama untuk menjaga marwah institusi,” tegas Zamroni dalam keterangannya di Mataram, Senin (9/3/2026), mengacu pada kegiatan Safari Ramadhan yang berlangsung Sabtu (7/3/2026) lalu.

Pernyataan tersebut disampaikan Zamroni saat memimpin kegiatan Safari Ramadhan yang dipusatkan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Mataram. Ia menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pegawai, terutama bagi PPPK yang masa kontraknya ditinjau setiap tahun.

Menurut Zamroni, kualitas pelayanan kepada umat sangat bergantung pada sinergi yang kuat dan kedisiplinan para pegawai di lingkungan Kementerian Agama. Oleh karena itu, ia mendorong seluruh jajaran untuk meningkatkan komitmen dan tanggung jawab.

Di sisi lain, Zamroni turut menyampaikan apresiasi kepada para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang menunjukkan antusiasme tinggi dan mendominasi kehadiran dalam kegiatan Safari Ramadhan tersebut. Ia mengingatkan bahwa kesejahteraan yang diterima saat ini, termasuk bagi PPPK bersertifikasi yang penghasilannya dapat mencapai sekitar Rp8 juta per bulan, harus diimbangi dengan kinerja yang optimal.

“Niat untuk menjadi PNS atau meningkatkan kesejahteraan harus dibarengi rasa syukur yang diwujudkan melalui kerja keras,” ujarnya, menekankan pentingnya etos kerja dan dedikasi.

Kegiatan Safari Ramadhan itu dihadiri oleh berbagai elemen penting, termasuk Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Mataram Hamdun, pejabat eselon III, ketua tim kerja Kanwil Kemenag NTB, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Mataram, serta para kepala KUA, penghulu, penyuluh agama lintas agama, guru madrasah, guru PAI, dan jajaran ASN serta PPPK se-Kota Mataram.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Mataram, Hamdun, menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana penting untuk memperkuat silaturahmi dan loyalitas jajaran Kemenag dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Safari Ramadhan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi wadah mempererat silaturahmi yang berdampak pada kekompakan dalam melayani masyarakat,” kata Hamdun.

Acara yang berlangsung hingga pukul 24.00 WITA itu diakhiri dengan komitmen bersama untuk menjadikan berbagai catatan dan arahan sebagai bahan evaluasi sekaligus motivasi guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada umat.

Menutup arahannya, Zamroni kembali meminta seluruh jajaran Kemenag Kota Mataram untuk tidak hanya bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat. “Jaga kekompakan dan kebersamaan. Perempuan-perempuan hebat di belakang para ASN juga memiliki peran besar dalam mendorong kesuksesan pelayanan ini,” pungkasnya.