Komedian Entis Sutisna alias Sule akhirnya angkat bicara dengan tegas terkait konflik perebutan harta warisan mendiang mantan istrinya, Lina Jubaedah. Perseteruan ini melibatkan suami almarhumah, Teddy Pardiana, yang mengajukan permohonan penetapan ahli waris di Pengadilan Negeri Bandung melawan anak-anak Sule, Rizky Febian dan Putri Delina.
Sule merespons langkah hukum Teddy dengan sorotan tajam. Ia menilai tuntutan Teddy untuk mendapatkan bagian warisan tidak berdasar, mengingat masih ada sejumlah aset milik Rizky Febian yang belum dikembalikan.
Ia bahkan menggunakan istilah keras untuk menggambarkan situasi di mana seseorang menuntut hak namun diduga menguasai aset orang lain tanpa izin. “Ya konyol lah. Konyol. Perampok itu namanya kalau udah begitu,” ujar Sule.
Fokus utama kemarahan Sule adalah hilangnya sejumlah aset berharga yang dititipkan almarhumah untuk anak-anaknya. Aset tersebut meliputi uang tunai, perhiasan, hingga properti.
Sule secara spesifik mempertanyakan keberadaan uang dalam jumlah besar yang seharusnya menjadi hak putra sulungnya. “Yang 5 miliar itu ke mana? Masa kita mau nanyain ke orang lain, sedangkan dia (Teddy) yang hidup dengan almarhumah selama hidup,” kata Sule.
Selain uang tunai, Sule juga menyinggung perhiasan dan pendapatan dari rumah kos. Menurut informasi yang diterima pihak Sule, pendapatan dari kos-kosan yang seharusnya masuk ke Rizky Febian kini tidak jelas alur keuangannya. “Itu perhiasan kan miliaran, ngumpulin hasil dari uang saya, terus ke mana perhiasan itu? Seharusnya kos-kosan itu atas nama Iki (Rizky Febian),” tambah Sule.
Saat ini, proses sengketa warisan tersebut telah memasuki tahap mediasi. Kedua belah pihak diberikan waktu 30 hari untuk mencari jalan tengah. Namun, Sule menekankan bahwa mediasi hanya bisa berjalan efektif jika ada transparansi dan pengembalian aset terlebih dahulu. “Kalau ada itikad baik kita bisa secara kekeluargaan, tapi tetap hak anak saya harus dibalikan,” tegas Sule.
Sule juga membantah tuduhan yang menyebut anak-anaknya tidak mempedulikan nasib adik tiri mereka, Bintang. Isu penelantaran anak sempat mencuat dan memojokkan Putri Delina. Sule meluruskan bahwa anak-anaknya justru pernah rutin memberikan nafkah.
“Kan ketika umur kecil bayi itu sampai 7 bulan, kan Putri membiayai sama Iki. Iki beliin emas, kalung, gelang, popok, susunya selama 7 bulan,” ungkap Sule. Bantuan tersebut terhenti bukan karena ketidakpedulian, melainkan karena pengasuhan Bintang diambil alih sepenuhnya oleh Teddy. “Masa iya kita terlantarkan anak yang tidak berdosa, walaupun itu hasil dari menyakitkan (perceraian),” lanjut Sule.
Terkait langkah hukum selanjutnya, Sule menyerahkan keputusan kepada Rizky Febian. Ia menyebut bahwa pelaporan ke pihak berwajib atas dugaan penggelapan aset atau penjualan properti (seperti mobil) tanpa izin sangat mungkin dilakukan. “Kan kalau melapor mah bisa kapan saja. Soalnya nggak mau melaporkan besok juga ya bisa,” ucap Sule.
Konflik perebutan harta warisan ini bermula sejak meninggalnya Lina Jubaedah pada awal 2020. Harta peninggalan almarhumah yang diperkirakan bernilai miliaran rupiah menjadi sengketa setelah Teddy Pardiana mengklaim hak waris untuk dirinya dan anaknya, Bintang, di tengah klaim aset milik Rizky Febian yang tercampur di dalamnya.
