Kepolisian Resor (Polres) Sigi, Sulawesi Tengah, mengerahkan ratusan personel gabungan untuk mengamankan pelaksanaan takbir keliling dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Pengamanan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Tinombala 2026 yang berfokus pada menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pengamanan Melibatkan Berbagai Pihak

Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan personel dari jajaran polres hingga polsek. “Jadi pengamanan itu dilakukan personel mulai dari jajaran polres hingga polsek dibantu stakeholder terkait lainnya termasuk TNI, ormas dan pemerintah daerah setempat,” ujar AKBP Kari Amsah Ritonga saat ditemui awak media di Sigi, Jumat (20/3/2026).

Ia menambahkan, pelaksanaan takbir keliling di Kabupaten Sigi masih terbatas pada tingkat desa dan kecamatan. Pihak kepolisian masih dalam proses pendataan titik-titik yang akan melaksanakan kegiatan tersebut. “Informasi sampai saat ini belum terdata berapa titik, akan tetapi hari ini kami akan mendata dari jajaran polsek terkait yang akan melaksanakan takbir keliling karena di Sigi hanya tingkat kecamatan dan desa,” jelasnya.

Imbauan Keamanan dan Ketertiban

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Kari Amsah Ritonga juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masing-masing selama takbir keliling. Ia secara khusus menekankan larangan penggunaan petasan. “Kami mengimbau agar masyarakat selama pelaksanaan takbir keliling tidak menggunakan petasan tapi tetap melaksanakan dengan aman dan kondusif,” tegasnya.

Operasi Ketupat Tinombala 2026 sendiri melibatkan sebanyak 140 personel yang tersebar di pos pengamanan dan pos pelayanan di seluruh Kabupaten Sigi. Operasi ini dijadwalkan berakhir pada 25 Maret 2026, dengan tujuan utama memastikan perayaan Idul Fitri berjalan lancar dan aman bagi seluruh warga.

Sebelumnya, Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae bersama Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga juga telah meninjau pos pelayanan Operasi Ketupat Tinombala 2026 di Desa Kalukubula, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada Jumat (20/3/2026).