Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Kecamatan Palabuhanratu, Sukabumi, pada 17-18 Maret 2026. Data BMKG menunjukkan adanya transisi cuaca yang signifikan, dari kondisi cerah terik di siang hari menuju berawan intens dengan kelembapan tinggi pada malam hari. Perubahan ini menjadi sorotan, terutama bagi wisatawan dan nelayan yang beraktivitas di pesisir selatan Jawa Barat.

Prakiraan Cuaca Palabuhanratu 17-18 Maret 2026

WaktuKondisiSuhuKelembapan
17 Maret 04:00Cerah Berawan20°C92%
17 Maret 07:00Cerah24°C92%
17 Maret 10:00Cerah28°C60%
17 Maret 13:00Cerah Berawan28°C67%
17 Maret 16:00Berawan27°C74%
17 Maret 19:00Berawan25°C82%
17 Maret 22:00Berawan22°C89%
18 Maret 01:00Berawan22°C94%
18 Maret 04:00Berawan21°C92%
18 Maret 07:00Cerah Berawan25°C78%
18 Maret 10:00Berawan29°C71%
18 Maret 13:00Berawan28°C75%
18 Maret 16:00Berawan26°C78%
18 Maret 19:00Cerah Berawan25°C88%
18 Maret 22:00Berawan24°C93%

Detail Perubahan Cuaca Harian

Pada pagi hari, 17 Maret, Palabuhanratu akan memulai dengan kondisi cerah berawan pada pukul 04.00 dengan suhu 20°C dan kelembapan 92%. Namun, cuaca akan berubah drastis menjadi cerah total antara pukul 07.00 hingga 10.00. Suhu udara diprediksi melonjak hingga 28°C pada tengah hari, dengan kelembapan terendah mencapai 60% pada pukul 10.00. Kondisi terik ini membuat udara terasa kering dan panas menyengat, sehingga kewaspadaan terhadap paparan sinar ultraviolet (UV) sangat diperlukan bagi siapa saja yang beraktivitas di pesisir.

Memasuki sore hari, atmosfer di Palabuhanratu mulai menunjukkan perubahan. Pukul 16.00, langit akan mulai tertutup awan dengan suhu perlahan turun ke 27°C. Kondisi berawan ini diprediksi akan bertahan hingga malam hari. Suasana malam di pesisir Sukabumi akan terasa lebih lembap, dengan tingkat kelembapan yang merangkak naik hingga 89% pada pukul 22.00.

Tren cuaca berawan masih akan mendominasi pada hari berikutnya, 18 Maret. Suhu udara pada dini hari akan terasa cukup dingin, berkisar antara 21°C hingga 22°C. Meskipun tidak ada indikasi hujan lebat, langit yang tertutup awan tebal di malam hari memberikan kesan teduh namun terasa sedikit gerah akibat kelembapan yang sangat tinggi, mencapai 94% pada pukul 01.00 dini hari. Kondisi ini penting untuk diperhatikan oleh pelaku usaha kuliner malam dan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.