PT PLN (Persero) menegaskan kesiapan pasokan listrik di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, akan tetap andal sepanjang bulan suci Ramadhan 2026 atau 1447 Hijriah. Berbagai langkah antisipasi telah disiapkan untuk menjamin kontinuitas pasokan bagi masyarakat, terutama saat peningkatan aktivitas ibadah dan kegiatan malam hari.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB, Sri Heny Purwanti, menyatakan bahwa kondisi kelistrikan Pulau Sumbawa yang berada dalam Sistem Tambora berada dalam status normal. Sistem ini memiliki kapasitas daya mampu sebesar 179,87 megawatt (MW), dengan beban puncak tercatat 142,46 MW. Hal ini menyisakan cadangan daya sekitar 37,41 MW.
“Dengan kondisi sistem yang normal dan cadangan daya yang memadai, insya Allah kebutuhan listrik masyarakat selama Ramadhan dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Heny, Selasa (17/3/2026).
Untuk memastikan keandalan tersebut, PLN telah melakukan penguatan sistem kelistrikan serta peningkatan kesiapsiagaan personel di lapangan. Pemeliharaan jaringan dan pengecekan instalasi listrik di sejumlah rumah ibadah juga telah dilaksanakan guna memastikan sistem beroperasi optimal.
Heny menambahkan, PLN juga memperkuat pengawasan operasional mulai dari pembangkit, jaringan transmisi, hingga distribusi listrik. Langkah ini krusial untuk mengantisipasi potensi gangguan dan memastikan respons cepat apabila terjadi kendala di lapangan.
Di Pulau Sumbawa, PLN melayani sebanyak 243.589 pelanggan. Guna menjaga pasokan listrik tetap stabil selama Ramadhan, sebanyak 67 personel PLN bersama 207 tenaga alih daya (TAD) dan mitra kerja disiagakan. Mereka bertugas memantau kondisi sistem dan melakukan penanganan cepat terhadap gangguan kelistrikan.
Selain itu, tim teknis PLN secara berkala melakukan pemeriksaan dan pemeliharaan terhadap jaringan distribusi dan gardu listrik. Upaya preventif ini penting agar pasokan listrik tetap stabil, khususnya pada waktu-waktu ibadah seperti salat tarawih dan sahur.
PLN turut mengimbau masyarakat untuk menggunakan listrik secara bijak dan memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman. Apabila terjadi gangguan kelistrikan, pelanggan dapat segera melaporkannya melalui aplikasi PLN Mobile atau layanan contact center PLN.
Melalui serangkaian langkah komprehensif ini, PLN menegaskan komitmennya untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama Ramadhan 2026, demi mendukung kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitas dan ibadah di bulan suci.
