Kota Malang kembali memperkaya khazanah kulinernya dengan kehadiran sajian khas Nusa Tenggara Timur (NTT), se’i sapi. Melalui gerai Se’Indonesia, warga Malang kini dapat menikmati hidangan bercita rasa khas Nusantara tanpa perlu jauh-jauh berkunjung ke daerah asalnya.
Berlokasi strategis di Jalan Soekarno Hatta Nomor A4 Kavling C, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Se’Indonesia menawarkan menu se’i yang telah disesuaikan dengan selera lidah masyarakat setempat. Kehadiran kuliner ini juga menjadi alternatif menarik untuk menu berbuka puasa selama bulan Ramadan.
Selain se’i sapi yang menjadi andalan, pengunjung juga dapat menikmati varian lain seperti se’i ayam dan se’i bakar madu. Varian bakar madu menghadirkan perpaduan rasa manis dan gurih dengan aroma smoky yang khas, dirancang untuk menjangkau selera yang lebih luas. Tak hanya hidangan utama, Se’Indonesia juga menyajikan menu penutup seperti se’i sweet bola pisang madu, yang memadukan bola pisang madu hangat dengan es krim vanila, cocok dinikmati dalam suasana kebersamaan Ramadan. Aneka camilan seperti paket gorengan dan sosis turut melengkapi pilihan menu.
Co-Founder & CEO Se’Indonesia, Rinaldi Dharma Utama, menjelaskan alasan pemilihan Malang sebagai lokasi pengembangan kuliner khas NTT. “Malang dipilih sebagai lokasi pengembangan kuliner khas NTT karena karakter kotanya yang inklusif dan dihuni masyarakat dari berbagai latar belakang daerah,” ujar Rinaldi.
Menurut Rinaldi, keberagaman tersebut menjadi fondasi yang tepat bagi Se’Indonesia untuk mengembangkan outlet sekaligus menghadirkan pendekatan layanan yang lebih peka dan inklusif. Selain fokus pada cita rasa, Se’Indonesia juga mengusung konsep layanan inklusif dengan bekerja sama dengan komunitas tunarungu. Tim outlet diberikan pelatihan dasar bahasa isyarat agar mampu berkomunikasi dan melayani pelanggan dari berbagai latar belakang, termasuk penyandang disabilitas.
Rinaldi menambahkan, upaya tersebut bertujuan membangun pengalaman bersantap yang lebih nyaman dan berkesan bagi seluruh pelanggan. “Pelayanan, menurutnya, tidak hanya soal kualitas hidangan, tetapi juga bagaimana setiap orang merasa diterima,” tegasnya.
Melalui pendekatan ini, Se’Indonesia berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai inisiatif layanan yang berangkat dari kebutuhan sehari-hari pelanggan. “Se’Indonesia berkomitmen terus mengembangkan berbagai inisiatif layanan yang berangkat dari kebutuhan sehari-hari pelanggan, sehingga setiap kunjungan tidak sekadar menikmati se’i sapi dan menu lainnya, tetapi juga merasakan suasana yang hangat dan inklusif,” pungkas Rinaldi.
