Tim Satpolairud Polres Gresik berhasil mengevakuasi jasad seorang pria lanjut usia yang ditemukan mengapung di bawah Dermaga Pelabuhan Petro Gresik pada Selasa sore (31/3/2026). Penemuan ini bermula dari kecurigaan petugas keamanan setempat yang melihat benda mencurigakan di perairan.
Sekitar pukul 15.00 WIB, salah satu petugas keamanan Petro Gresik menyadari adanya benda mengapung di bawah konstruksi dermaga. Setelah memastikan bahwa benda tersebut adalah jasad manusia, laporan segera disampaikan kepada Satpolairud Polres Gresik untuk penanganan lebih lanjut.
Menanggapi laporan tersebut, Tim SAR Satpolairud Polres Gresik bersama personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) Ditpolairud Polda Jawa Timur segera bergerak menuju lokasi. Mereka menggunakan kapal patroli KP X-1017, didukung oleh armada lainnya seperti KP X-2005, KP X-1012, dan KP X-1038.
Proses evakuasi berjalan lancar, dan jasad korban berhasil diangkat dari perairan. Setelah dibawa ke dermaga untuk pemeriksaan awal, petugas menemukan kartu identitas di saku pakaian korban. Korban diketahui berinisial L (78), warga Desa Doyo Mulyo, Kecamatan Kembang Bahu, Kabupaten Lamongan.
Saat ditemukan, korban mengenakan baju batik lengan panjang berwarna cokelat dan celana panjang krem, dengan kondisi kepala gundul. Selanjutnya, jasad korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Ibnu Sina Gresik untuk dilakukan visum guna memastikan penyebab kematian.
Kasatpolairud AKP I Nyoman Ardita menegaskan bahwa kecepatan respons ini merupakan wujud pelayanan Polri dalam menangani kejadian darurat di wilayah perairan. “Anggota kami bersama BKO Ditpolairud Polda Jatim telah berhasil mengevakuasi korban dan saat ini sudah berada di RSUD Ibnu Sina untuk proses tindak lanjut,” pungkasnya.
