Pemerintah Kabupaten Jember melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar operasi penertiban fasilitas publik pada Selasa (10/3/2026). Langkah ini diambil demi menciptakan suasana kota yang rapi, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga.

Operasi penertiban ini menyasar sejumlah fasilitas publik, mulai dari lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ditinggalkan di trotoar, reklame liar, hingga kabel fiber optik yang semrawut. Penertiban juga mencakup pembersihan kawasan bantaran sungai dari tumpukan sampah dan bangunan liar.

Kepala Satpol PP Jember, Bambang Rudiyanto, menjelaskan bahwa penertiban ini digalakkan oleh Satuan Tugas (Satgas) Infrastruktur dan Tata Ruang. Operasi melibatkan sekitar 30 personel gabungan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Bapenda, Dinas PUPR, Bina Marga, Dinas Perhubungan, serta Dinas Koperasi dan UMKM.

Sinergi antar-OPD ini bertujuan untuk mengembalikan hak pejalan kaki di area pedestrian dan mempercantik estetika kota. Bambang Rudiyanto, yang akrab disapa Rudy, menegaskan pendekatan persuasif dan humanis dalam operasi ini.

“Kami mengedepankan pendekatan yang persuasif dan humanis kepada saudara-saudara kita. Fokus utamanya adalah memberikan penyadaran bahwa area pedestrian atau trotoar diperuntukkan bagi pejalan kaki,” kata Rudy.

Rudy menambahkan, Pemkab Jember tidak melarang masyarakat untuk mencari rezeki dan berniaga, terutama di bulan Ramadan. Namun, ia mengimbau para pelaku usaha untuk mematuhi aturan ketertiban kota.

Para pedagang diminta untuk disiplin meringkas tenda, terpal, dan gerobak dagangan mereka setelah jam operasional usai. Lapak tidak boleh dibiarkan menginap di trotoar karena dapat merusak pemandangan dan mengganggu fungsi jalan.

Langkah komprehensif ini merupakan bentuk dukungan Pemkab Jember terhadap gerakan nasional untuk menciptakan lingkungan kota yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).

“Mudah-mudahan di tengah suasana Ramadan ini, kesadaran kita bersama untuk menjaga ketertiban kota semakin meningkat. Tujuannya tentu agar Jember menjadi kota yang asri, rapi, dan nyaman bagi semua warga,” tandas Rudy.