Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sidoarjo menginisiasi program “Sahur On the Road” dengan pendekatan berbeda. Bukan sekadar membagikan makanan, korps sabuk putih ini memilih menggelar sahur bersama dan diskusi santai dengan para pengemudi ojek online (ojol) di Warkop Ojol Kamtibmas pada Minggu (22/2).

Langkah ini diambil sebagai strategi proaktif kepolisian dalam menyerap informasi langsung dari para “penjaga” jalan raya. Hampir setiap dini hari, sejumlah perwira Satlantas berkeliling mendatangi titik-titik kumpul ojol yang tersebar di wilayah Sidoarjo untuk membuka ruang dialog sambil menikmati hidangan sahur.

Kepala Satlantas Polresta Sidoarjo AKP Yudhi Anugrah Putra menjelaskan, kolaborasi ini bertujuan memperpendek jarak komunikasi antara polisi dan ojol. Melalui hubungan yang solid, para pengemudi ojol diharapkan dapat menjadi informan garis depan terkait kondisi lalu lintas maupun gangguan keamanan.

AKP Yudhi: Informasi Bisa Ditindaklanjuti Cepat

“Kami mengharapkan terjalin komunikasi dua arah. Melalui momen ini, berbagai informasi mulai dari kecelakaan, kepadatan arus, hingga potensi kriminalitas di jalan raya bisa kami akomodasi dan tindak lanjuti dengan cepat dan tuntas,” kata AKP Yudhi.

Dalam diskusi tersebut, para pengemudi ojol juga memberikan masukan terkait titik-titik rawan pelanggaran dan kecelakaan di Sidoarjo. Wahyu (30), salah satu perwakilan ojol, mengapresiasi langkah kepolisian ini. Menurut Wahyu, kemitraan ini membuat para pengemudi merasa lebih aman dan memiliki kanal resmi untuk melapor saat menemui kendala di lapangan, terutama pada jam-jam rawan dini hari.

Guna memperluas jangkauan koordinasi, Satlantas Polresta Sidoarjo berencana menambah titik Warkop Ojol Peduli Kamtibmas di sejumlah kawasan keramaian lainnya. Program ini diproyeksikan tidak hanya berjalan selama Ramadan, tetapi menjadi fondasi sinergi jangka panjang dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat di jalan raya.