Rusia akan kembali menjadi tuan rumah Forum Ekonomi Internasional “Rusia-Dunia Islam: KazanForum 2026” yang dijadwalkan berlangsung di Kazan, Tatarstan, pada 12-17 Mei mendatang. Informasi ini disampaikan langsung oleh Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, dalam wawancara khusus dengan ANTARA di Jakarta pada Rabu, 7 Mei 2026.
Tolchenov menjelaskan bahwa KazanForum 2026 akan memfokuskan pembahasannya pada berbagai isu krusial dalam ekonomi Islam. Ini mencakup sektor perbankan syariah, industri halal, hingga fesyen Muslim dan moderasi.
Fokus Ekonomi Islam dan Partisipasi Indonesia
“Forum ekonomi internasional KazanForum kembali digelar dengan fokus pada berbagai isu ekonomi Islam, mulai dari perbankan syariah, industri halal, hingga fesyen Muslim dan moderasi,” kata Tolchenov.
Ia menambahkan bahwa setiap tahun, penyelenggara forum secara konsisten mengundang banyak delegasi dari Indonesia. Pada gelaran KazanForum 2025, Menteri Kebudayaan Fadli Zon turut hadir bersama sejumlah perwakilan dari berbagai sektor lainnya.
Partisipasi Indonesia kembali mendapat perhatian khusus pada tahun ini. Penyelenggara menilai kehadiran delegasi Indonesia sangat penting dalam upaya memperkuat kerja sama, terutama dalam lingkup Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).
Signifikansi Populasi Muslim di Rusia dan Peran Kazan
Tolchenov juga menjelaskan bahwa KazanForum menjadi platform untuk memperkenalkan fakta bahwa populasi Muslim di Rusia cukup signifikan, diperkirakan mencapai 15 hingga 18 juta jiwa. “Jadi, ini mungkin agama terbesar kedua di negara kami,” ujarnya.
Salah satu wilayah dengan populasi Muslim terbesar di Rusia adalah Republik Tatarstan, dengan Ibu Kota Kazan. Kota Kazan dipilih sebagai tuan rumah forum ekonomi global karena dinilai memiliki posisi strategis untuk membahas berbagai peluang kerja sama dalam komunitas Muslim global.
Sejarah dan Tujuan KazanForum
Forum Ekonomi Internasional Rusia dan negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) ini pertama kali diselenggarakan pada tahun 2009. Tujuan utama dari forum tahunan tersebut adalah untuk memperkuat hubungan perdagangan, ekonomi, ilmiah, teknis, sosial, dan budaya antara Rusia dan negara-negara OKI.
Selain itu, forum ini juga bertujuan untuk mempromosikan pengembangan lembaga-lembaga sistem keuangan Islam di Federasi Rusia. Inisiatif ini menunjukkan komitmen Rusia dalam mempererat hubungan dengan dunia Islam di berbagai sektor.
