Anggota DPR Robert Joppy Kardinal menegaskan peran krusial sektor swasta dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Pernyataan ini disampaikan di tengah gejolak global akibat konflik geopolitik dan gangguan rantai pasok dunia yang berkepanjangan.
Menurut Robert, kolaborasi erat antara pemerintah dan sektor swasta merupakan kunci utama untuk memperkuat fundamental ekonomi Indonesia, terutama saat dunia menghadapi ketidakpastian yang terus-menerus.
Dampak Konflik Global dan Pentingnya Inovasi
Dalam keterangannya di Jakarta pada Kamis (9/4/2026), Anggota Komisi X DPR ini menyoroti konflik global yang masih berlangsung di berbagai wilayah, termasuk Timur Tengah. Ia menilai konflik tersebut berdampak langsung terhadap stabilitas ekonomi dunia.
“Peperangan ini mengganggu rantai pasok global. Bahkan, setelah konflik selesai, proses pemulihan ekonomi tidak akan instan dan membutuhkan waktu panjang,” ujar Robert Joppy Kardinal.
Dalam kondisi penuh tantangan tersebut, Robert menambahkan bahwa kreativitas dan inovasi dari para pelaku usaha menjadi faktor penentu agar mereka tetap mampu bertahan dan berkembang di tengah tekanan pasar yang fluktuatif.
Sanwa Group Sebagai Contoh Konkret
Sebelumnya, saat peresmian showroom dan outlet terbaru Sanwa Group di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Banten, pada Rabu (8/4/2026), Robert mengapresiasi langkah ekspansi yang dilakukan perusahaan tersebut. Ia menilai Sanwa Group menjadi contoh konkret bagaimana pelaku usaha tetap bisa tumbuh dan berkontribusi di tengah tekanan ekonomi global.
“Sekecil apa pun usaha yang dibuka, dampaknya sangat besar terhadap penyerapan tenaga kerja. Ini membantu pemerintah menjaga roda ekonomi tetap bergerak,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Robert juga memuji inovasi produk Sanwa Group yang dinilai ramah lingkungan. Khususnya, penggunaan material aluminium sebagai pengganti kayu untuk pintu dan jendela, yang menurutnya membantu mengurangi ketergantungan terhadap kayu dan turut menjaga kelestarian hutan serta ekologi.
Ia menilai produk-produk inovatif tersebut memiliki peluang besar untuk masuk dalam program strategis pemerintah, seperti pembangunan tiga juta rumah yang sedang digencarkan.
Sinergi Pemerintah dan Swasta Kunci Resiliensi Ekonomi
Dengan kondisi ekonomi global yang masih bergejolak, Robert Joppy Kardinal menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan sektor swasta harus terus diperkuat agar ekonomi nasional tetap resilien. Ia optimistis, dengan kolaborasi yang tepat serta inovasi berkelanjutan, sektor swasta akan menjadi motor utama dalam menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah tekanan global.
Sementara itu, Direktur Sanwa Group Patricia L menjelaskan bahwa pembukaan outlet di Serpong tidak hanya bertujuan memperluas pasar, tetapi juga membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat di berbagai daerah.
Menurut Patricia, produk yang ditawarkan di outlet tersebut memiliki keterkaitan erat dengan program pembangunan nasional, khususnya sektor perumahan.
“Kami berharap bisa berkontribusi dalam program pemerintah, termasuk pembangunan jutaan rumah, dengan menyediakan material yang berkualitas dan efisien,” kata Patricia L.
Ia menambahkan, perusahaannya juga menggandeng pelaku usaha lokal dan UMKM dalam rantai bisnisnya, mulai dari distribusi hingga penyediaan bahan baku.
