Presenter Raffi Ahmad kembali menjadi sorotan publik setelah resmi dinobatkan sebagai Duta Kehormatan BPJS Kesehatan. Penunjukan ini, yang diumumkan pada Jumat (24/4/2026), langsung memicu pro dan kontra di kalangan warganet.

Raffi Ahmad, yang juga menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, terlihat mengenakan jas rapi dengan selempang bertuliskan “Duta Kehormatan BPJS Kesehatan” dalam sebuah unggahan di akun Instagram @lambe_turah. Ia juga tampak memegang sertifikat penunjukan dan didampingi sejumlah pejabat BPJS Kesehatan.

“Raffi Ahmad dinobatkan sebagai Duta Kehormatan BPJS Kesehatan,” tulis akun @lambe_turah dalam unggahan yang dikutip pada Jumat (24/4/2026).

Langkah BPJS Kesehatan menggandeng publik figur seperti Raffi Ahmad dinilai sebagian pihak sebagai strategi komunikasi yang efektif di era digital. Namun, di sisi lain, tidak sedikit pula warganet yang mempertanyakan keputusan tersebut. Status Raffi Ahmad yang dikenal dengan gaya hidup mewah dianggap kurang relevan dengan semangat gotong royong BPJS Kesehatan.

Berbagai komentar kritis membanjiri media sosial. Beberapa warganet mempertanyakan, “Apakah dia berobat pakai BPJS?” Sementara yang lain menulis, “Dia aja nggak pakai BPJS, lucu,” dan “Duta BPJS tapi keluarganya nggak pernah pakai BPJS.”

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menjelaskan bahwa kolaborasi dengan publik figur diharapkan dapat memperluas edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, pendekatan melalui influencer dinilai mampu mempercepat perubahan pola pikir masyarakat dari sekadar reaktif menjadi lebih preventif, terutama di era digital yang serba cepat.

“BPJS adalah milik semua. Semangatnya gotong royong untuk saling melindungi,” ujar Prihati Pujowaskito pada Kamis (23/4/2026).