Ratusan warga Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sukorame, Lamongan, memadati kegiatan bakti sosial (baksos) yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lamongan pada Senin, 9 Februari 2026. Acara ini merupakan bagian dari tasyakuran Hari Pers Nasional (HPN) 2026, dengan fokus mendekatkan pelayanan publik ke wilayah pelosok selatan Lamongan.
Berbagai layanan gratis disambut antusias masyarakat, meliputi pemeriksaan kesehatan, administrasi kependudukan, perizinan usaha, hingga pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Senyum bahagia terpancar dari wajah warga yang memanfaatkan kesempatan ini.
Selain layanan publik, PWI Lamongan juga menggelar khitan massal yang menargetkan 50 anak. Dukungan terhadap pelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi warga turut diwujudkan melalui penyaluran bibit pohon balsa kepada kelompok petani hutan Mugomulyo.
PWI Lamongan Tekankan Kontribusi dan Marwah Profesi
Ketua PWI Lamongan, Kadam Mustoko, menyatakan bahwa peringatan HPN menjadi momentum penting bagi insan pers untuk merefleksikan kontribusi dalam pembangunan daerah dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Peringatan HPN menjadi momentum refleksi bagi insan pers untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujar Kadam.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga marwah profesi wartawan di tengah masyarakat, mengingat masih kerap ditemukan oknum yang mengaku sebagai wartawan dan mencoreng nama baik pers.
Bupati Lamongan Apresiasi Peran Pers di Tengah Masyarakat
Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, atau akrab disapa Pak Yes, mengapresiasi kegiatan bakti sosial ini sebagai bukti nyata bahwa wartawan tidak hanya berperan menyampaikan informasi, tetapi juga hadir langsung dan semakin dekat dengan masyarakat.
“Kegiatan bakti sosial tersebut sebagai bukti nyata bahwa wartawan tidak hanya berperan menyampaikan informasi, tetapi juga hadir langsung dan semakin dekat dengan masyarakat,” kata Bupati Yuhronur.
Menurutnya, melalui kegiatan sosial semacam ini, wartawan dapat lebih memahami kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan manfaat nyata. Ia menambahkan, pers memiliki peran strategis tidak hanya dalam menyebarkan informasi, tetapi juga menyajikan informasi yang mencerahkan, memotivasi, dan menginspirasi masyarakat. Meski demikian, fungsi kritis pers sebagai kontrol sosial tetap harus dijaga.
Ratusan warga tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan bakti sosial PWI Lamongan hingga selesai, menunjukkan tingginya kebutuhan akan akses layanan di wilayah tersebut.
