Majelis hakim secara resmi menjatuhkan vonis dua tahun penjara kepada Ayu Chairun Nurisa, mantan karyawan Ashanty, dalam kasus pemalsuan tanda tangan dan penggelapan uang perusahaan. Putusan ini sesuai dengan tuntutan jaksa dan menandai babak akhir dari proses hukum yang dilaporkan oleh Ashanty.
Menanggapi putusan tersebut, Ashanty menegaskan bahwa fokus utamanya bukanlah pada durasi penahanan, melainkan pada proses perubahan diri sang pelaku. “Iya, akhirnya 2 tahun, kan tuntutan Jaksa 2 tahun, Hakim memutuskan 2 tahun. Kalau aku itu, aku tuh bukan ke mau berapa tahun orang ini ditahan ya. Kalau aku lebih ke semoga Mbak ini bisa mengambil pelajaran dan hikmah dari proses yang dia hadapi,” kata Ashanty saat ditemui di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, pada Rabu (22/4/2026).
Istri Anang Hermansyah itu berharap Ayu dapat memanfaatkan masa tahanannya untuk introspeksi diri. “Semoga di dalam dia bisa tahu bahwa ya nggak tahu ya, ada orang yang merasa di dalam juga baik-baik aja, tapi ada orang yang benar-benar bertaubat dan merasa ‘Ya aku bersalah, aku ingin memperbaiki diri saat aku keluar nanti.’ Itu yang kita inginkan, itu aja sih,” lanjutnya.
Ashanty menilai bahwa putusan yang dijatuhkan oleh majelis hakim sudah cukup adil bagi kedua belah pihak. Ia menambahkan bahwa vonis tersebut didasarkan pada satu laporan spesifik yang memang terbukti secara hukum.
Meskipun merasa dirugikan, Ashanty mengaku tidak ingin terlalu larut dalam emosi negatif terkait hasil akhir persidangan. Ia menyerahkan sepenuhnya urusan hak banding kepada pihak Ayu jika memang ingin menempuh jalur tersebut. “Itu kan haknya Ayu mau banding, mau apa, itu haknya kok. Tapi ya nggak ada masalah, itu jangan ditanyakan ke aku gitu karena jujur aku udah nggak terlalu banyak memikirkan hal itu karena banyak yang harus aku pikirin,” papar Ashanty.
Terkait rasa puas atau tidak puas, Ashanty memilih untuk tidak mengungkapkannya secara gamblang. “Puas nggak puas itu nggak aku sampaikan ya, rasanya juga kayaknya kalau bilang puas terlalu gimana gitu kan. Kalau puas nggak puas tuh menurut aku, aku cukup merasa ini lumayan adil ya buat kita gitu,” tambahnya.
Kini, Ashanty lebih memilih untuk menatap masa depan dan menyelesaikan berbagai urusan pribadinya yang lain. Ia berharap perselisihan panjang ini dapat memberikan pelajaran bagi siapa pun untuk tidak melakukan tindakan melawan hukum.
