PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) mengukuhkan posisinya sebagai pengelola terminal dengan standar keselamatan kerja tertinggi setelah menyabet penghargaan The Best Terminal HSSE Risk Control and Strengthening & Recognition 2025. Penghargaan bergengsi ini diberikan untuk wilayah Pelindo Regional 2.
Capaian tersebut diserahkan langsung oleh EGM Pelindo Regional Tanjung Priok dalam puncak peringatan Bulan K3 di Dermaga 003, Pelabuhan Tanjung Priok, pada Jumat, 13 Februari 2026. Prestasi ini menjadi validasi atas konsistensi perusahaan dalam menerapkan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) di tengah tingginya aktivitas logistik nasional.
Plt. Direktur Operasi sekaligus Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha PTP Nonpetikemas, Dwi Rahmad Toto S., mengungkapkan bahwa penghargaan ini merupakan buah dari penguatan mitigasi risiko yang sistematis. “Capaian ini mencerminkan keberhasilan seluruh insan PTP Nonpetikemas dalam memperkuat risk control dan membangun sistem pengawasan yang berkelanjutan,” ujar Toto.
Menurut Toto, pengakuan ini bukan sekadar seremoni, melainkan motor penggerak untuk terus menghadirkan operasional pelabuhan yang aman, andal, dan profesional. PTP Nonpetikemas secara konsisten menerapkan serangkaian protokol ketat sebagai fondasi budaya kerja sepanjang tahun.
Protokol tersebut meliputi safety briefing dan safety patrol harian, serta optimalisasi Safety Observation Card (SOC) untuk mendeteksi potensi bahaya sejak dini. Perusahaan juga aktif menjalankan Management Walkthrough (MWT) dan pengendalian Permit to Work yang ketat guna memastikan setiap tindakan perbaikan atas insiden dilakukan secara cepat dan terukur.
Langkah-langkah proaktif ini diterapkan untuk memastikan setiap sudut operasional terminal tetap dalam kendali risiko yang optimal. Melalui penghargaan ini, PTP Nonpetikemas mempertegas standar baru dalam pengelolaan terminal nonpetikemas yang tidak hanya fokus pada produktivitas, tetapi juga menjadikan keselamatan manusia dan lingkungan sebagai prioritas utama di lingkungan Pelindo Regional 2.
