KOLAKA – Kabupaten Kolaka merayakan ulang tahun ke-66 dengan peresmian dua proyek strategis oleh PT Vale Indonesia Tbk pada Kamis, 5 Maret 2026. Dua pilar pembangunan ini, yakni revitalisasi Pasar Sentral Mekongga dan peresmian fasilitas pembibitan terintegrasi dengan Kebun Raya Kolaka, menandai sinergi antara dunia bisnis dan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta keberlanjutan lingkungan di wilayah Mekongga.
Revitalisasi Pasar Sentral Mekongga: Jantung Ekonomi Modern
Pasar Sentral Mekongga, yang selama ini dikenal sebagai pusat perdagangan utama di Kolaka dan menyuplai setidaknya enam pasar tradisional di berbagai kecamatan, kini memasuki era baru. Revitalisasi ini, menurut Bupati Kolaka, bertujuan untuk menciptakan pusat perdagangan modern yang higienis, terorganisir, dan ramah lingkungan.
Proyek seluas 7,55 hektar dengan 38 blok fungsional ini diperkirakan membutuhkan investasi sekitar Rp200 miliar dan ditargetkan selesai dalam tiga tahun. Pemerintah daerah dan PT Vale optimistis restrukturisasi ini akan meningkatkan kemudahan transaksi bagi pembeli dan pendapatan bagi pedagang lokal.
Direktur Utama PT Vale, Bernardus Irmanto, menegaskan, “revitalisasi bukan hanya tentang aspek fisik pasar, tetapi juga menghidupkan kembali ekosistem ekonomi masyarakat melalui fasilitas pendukung seperti pengolahan sampah terpadu, ruang publik yang bersih dan sehat, serta fasilitas yang mempertahankan karakter tradisional pasar.”
Komitmen Lingkungan: Nursery Terintegrasi Kebun Raya Kolaka
Selain revitalisasi pasar, PT Vale juga meresmikan fasilitas pembibitan seluas 5 hektar yang terintegrasi dengan Kebun Raya Kolaka seluas 59 hektar di Kecamatan Tanggetada. Fasilitas ini memiliki kapasitas produksi hingga 1 juta bibit tanaman per tahun, mencakup jenis tanaman cepat tumbuh, flora endemik Sulawesi Tenggara, hingga tanaman buah dan hias.
Nursery ini dirancang tidak hanya sebagai bagian dari kegiatan reklamasi lahan pasca-tambang, tetapi juga sebagai pusat edukasi lingkungan yang dapat dimanfaatkan oleh pelajar dan masyarakat luas.
Bernardus Irmanto menyatakan, “proyek ini menjadi simbol komitmen PT Vale dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan industri dan pelestarian alam bagi generasi mendatang.”
IGP Pomalaa: Investasi Strategis dan Progres Signifikan
Kedua proyek ini merupakan bagian dari program Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, salah satu program investasi terbesar PT Vale di Indonesia. IGP Pomalaa sendiri merupakan investasi strategis nasional di sektor hilirisasi bahan baku industri nikel senilai sekitar Rp67,5 triliun (±US$4,29 miliar).
Proyek ini melibatkan pengembangan pengolahan bijih nikel menggunakan teknologi High-Pressure Acid Leach (HPAL) untuk menghasilkan mixed hydroxide precipitate (MHP), bahan penting untuk baterai kendaraan listrik. Hingga akhir Februari 2026, progres konstruksi IGP Pomalaa telah mencapai sekitar 62%, dengan fasilitas utama seperti jalan akses, kantor proyek, dan nursery modern yang telah dibangun.
Data internal perusahaan menunjukkan bahwa IGP Pomalaa telah mencatat penjualan pertama bijih nikel, menandakan transisi dari fase konstruksi ke produksi yang menghasilkan pendapatan. PT Vale juga menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam semua fase proyeknya, memastikan keselamatan kerja, keamanan lingkungan, kesejahteraan masyarakat lokal, serta kolaborasi dengan UMKM dan tenaga kerja setempat.
Dampak Positif untuk Kolaka
Dua tonggak pembangunan ini mencerminkan peran signifikan sektor industri besar dalam pembangunan Kabupaten Kolaka. Revitalisasi pasar diharapkan menguatkan daya beli masyarakat lokal, sementara nursery dan kawasan kebun raya menjadi ruang edukasi dan konservasi tanaman yang membawa dampak positif jangka panjang bagi lingkungan.
Bupati Kolaka, H. Amri, menyampaikan apresiasi, “setinggi-tingginya atas keterlibatan PT Vale dalam proses pembangunan dan transformasi ini, berharap sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha terus membawa Kabupaten Kolaka menuju masa depan yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan.”
sumber gambar: antara.com 