Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah ke sejumlah wilayah terpencil di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat (6/2/2026). Aksi kepedulian ini dilakukan menyusul kasus meninggalnya seorang anak di Kabupaten Ngada yang diduga kuat dipicu keterbatasan ekonomi, hingga tidak mampu membeli buku dan alat tulis.

Di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Satuan Binmas Polres setempat mendistribusikan seragam sekolah lengkap, sepatu, serta alat tulis kepada siswa SMP Negeri Noeliu, Desa Neke, Kecamatan Oenino. Bantuan ini secara khusus ditujukan bagi siswa yang selama ini menggunakan perlengkapan sekolah tidak layak pakai, demi menunjang kenyamanan dan semangat belajar mereka.

Kegiatan di TTS dipimpin oleh Kasat Binmas Polres TTS Ajun Komisaris I Made S. Wijaya, mewakili Kapolres TTS, bersama Kapolsek Amanuban Tengah Iptu Silverster Lamatokan. Selain menyerahkan bantuan, jajaran kepolisian juga memberikan imbauan kepada para pelajar mengenai pentingnya disiplin, bijak dalam menggunakan media sosial, serta menjauhi perilaku negatif yang dapat merusak masa depan.

Kabid Humas Polda NTT Kombes Henry Novika Chandra menjelaskan, kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah dengan keterbatasan sarana. Ia menegaskan, langkah ini sejalan dengan arahan Kapolda NTT agar Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia.

“Kegiatan ini merupakan implementasi arahan Bapak Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko agar seluruh jajaran Polri hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga kamtibmas tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia, salah satunya melalui dukungan di bidang pendidikan,” ujar Kombes Henry Novika Chandra pada Jumat (6/2/2026).

Aksi serupa juga dilaksanakan di Kabupaten Sumba Barat Daya, di mana Polres setempat menyalurkan alat tulis dan buku edukatif kepada siswa SD Weerita, Desa Weekombaka, Kecamatan Wewewa Barat. Kegiatan ini dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Sumba Barat Daya Iptu Simon Sonlae bersama personel Sat Binmas dan Bhabinkamtibmas.

Sementara itu, di Kabupaten Alor, Kapolres Alor Ajun Komisaris Besar Nur Azhari turut menyalurkan bantuan berupa tas dan alat tulis kepada siswa SD Negeri Welai dan SD GMIT Fanating. Penyerahan bantuan berlangsung dalam suasana akrab dan disambut antusias oleh para siswa serta pihak sekolah.

“Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian Polres Alor dalam mendukung proses belajar mengajar serta memotivasi generasi muda agar tetap semangat menuntut ilmu,” kata AKBP Nur Azhari.

Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan bantuan yang disalurkan dapat memotivasi anak-anak di wilayah pelosok untuk terus bersekolah dan meraih cita-cita. Inisiatif ini juga bertujuan memperkuat kehadiran Polri sebagai institusi yang humanis dan peduli terhadap masa depan generasi muda di NTT.