PIDIE JAYA – Kepolisian Resor (Polres) Pidie Jaya bersama masyarakat bergerak cepat melakukan pemulihan pasca-banjir yang melanda wilayah tersebut. Aksi gotong royong dan bakti sosial serentak digelar di dua titik terdampak, yakni Kecamatan Ulim dan Jangka Buya, pada Sabtu (20/12/2025). Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan fasilitas publik guna mempercepat normalisasi aktivitas warga.
Polri Tindak Lanjuti Instruksi Kapolda Aceh
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Pidie Jaya, AK Mahruzar Hariadi, menjelaskan bahwa gerakan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kapolda Aceh. Tujuannya adalah memastikan kehadiran nyata Polri dalam proses pemulihan pascabencana.
“Kegiatan ini adalah wujud kolaborasi Polri dan masyarakat. Fokus kami adalah sarana umum agar pelayanan desa dan kegiatan ibadah warga tidak terhambat terlalu lama,” ujar Mahruzar.
Pembersihan Meunasah dan Kantor Keuchik di Ulim
Di Kecamatan Ulim, personel gabungan dari Polres Pidie Jaya dan Brimob BKO Polda Aceh memusatkan kegiatan di Gampong Tijin Daboh. Bersama warga, petugas membersihkan sisa-sisa material banjir yang merendam halaman serta bangunan Meunasah (tempat ibadah) dan Kantor Keuchik (Kepala Desa).
Masjid dan Sekolah di Jangka Buya Turut Dibersihkan
Sementara itu, di Kecamatan Jangka Buya, aksi serupa dilakukan di Masjid At-Taqwa dan SD Negeri 1 Jangka Buya, Gampong Leurui Mangat. Petugas harus bekerja ekstra membersihkan sisa lumpur pekat di area parkir masjid dan lingkungan sekolah. Hal ini dilakukan agar para siswa dapat segera kembali belajar dengan nyaman.
Kegiatan di Jangka Buya dipimpin langsung oleh jajaran perwira Polres, termasuk Kasat Intelkam Iptu Rusdiono dan Kapolsek Jangka Buya Ipda Mustafa. Mereka terjun langsung bersama dewan guru dan masyarakat setempat.
Solidaritas Kunci Pemulihan Cepat
Kapolres Pidie Jaya, AKB Ahmad Faisal Pasaribu, menegaskan bahwa aksi pemulihan ini tidak hanya bertujuan memperbaiki fisik bangunan. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) pascabencana.
“Kami mengapresiasi semangat gotong royong warga. Bakti sosial ini adalah komitmen Polri untuk memastikan fasilitas pendidikan dan ibadah berfungsi kembali. Solidaritas adalah kunci pemulihan yang cepat,” tegas Kapolres Ahmad Faisal dalam keterangannya.
Melalui langkah terpadu ini, Polres Pidie Jaya berharap infrastruktur sosial dan pendidikan di wilayah tersebut dapat segera pulih total. Dengan demikian, roda kehidupan masyarakat dapat kembali normal di tengah tantangan cuaca yang masih dinamis.
