GRESIK – Kepolisian Resor (Polres) Gresik memperketat pengawasan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan, kualitas, dan ketepatan takaran bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat.

Inspeksi mendadak (sidak) dilakukan di dua lokasi, yakni SPBU Ahmad Dahlan dan SPBU Tebaloan, pada Rabu (18/3/2026). Kegiatan ini merupakan antisipasi terhadap lonjakan kebutuhan BBM seiring tingginya mobilitas pemudik.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menjelaskan, pengawasan tidak hanya berfokus pada stok, tetapi juga kualitas dan akurasi takaran BBM. “Ada tiga jenis pengecekan, yaitu jumlah, kadar, serta ada tidaknya campuran air. Ketiganya sudah kami cek dan hasilnya sesuai,” ujar AKBP Ramadhan.

Tiga aspek utama yang menjadi perhatian dalam sidak ini meliputi ketersediaan stok, kualitas produk, dan ketepatan takaran BBM. Pengawasan akan terus digencarkan selama periode mudik Lebaran demi kelancaran distribusi BBM.

AKBP Ramadhan menegaskan komitmen pihaknya. “Kami ingin masyarakat dapat mudik dengan aman dan nyaman. Karena itu, pengawasan di lapangan akan terus dilakukan,” katanya.

Polres Gresik juga mengimbau masyarakat untuk turut serta dalam pengawasan. Apabila menemukan indikasi kecurangan atau kendala di SPBU, masyarakat dapat melapor melalui Call Center 110 (bebas pulsa) atau layanan aduan “Cak Rama” di nomor 0811-8800-2006.

Dengan pengawasan ketat ini, diharapkan distribusi BBM selama masa mudik Lebaran 2026 tetap lancar, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan tanpa hambatan.