Kepolisian Resor Jakarta Utara berhasil menyelamatkan seorang Asisten Rumah Tangga (ART) yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh majikannya di kawasan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Penyelamatan ini dilakukan setelah sebuah rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi kekerasan tersebut viral di media sosial.
Dalam rekaman video yang beredar luas, korban terlihat berulang kali menerima tindak kekerasan fisik. Sang majikan terekam menyebet korban menggunakan gesper kulit. Tak hanya itu, anak dari majikan tersebut juga turut melakukan penganiayaan, menendang serta menjambak rambut korban di area dapur dan ruang makan.
Dugaan kekerasan fisik ini disinyalir tidak hanya terjadi pada satu hari saja, melainkan telah berlangsung berulang kali dalam beberapa hari sebelumnya.
Menurut informasi yang dihimpun, korban sudah lama tidak memberikan kabar kepada keluarganya di kampung halaman. Kondisi ini sempat membuat pihak keluarga mengira bahwa ART tersebut dalam keadaan baik-baik saja selama bekerja di perantauan.
Setelah video penganiayaan ini menjadi viral, jajaran Kepolisian Jakarta Utara segera bertindak cepat dengan mendatangi kediaman majikan ART tersebut. Korban berhasil dievakuasi dan dibawa ke kantor polisi untuk mendapatkan perlindungan dan penanganan lebih lanjut.
Kombes Pol Manang Soebeti, melalui akun Instagramnya, mengonfirmasi keberhasilan penyelamatan tersebut. “Korban ART yang dianiaya sudah berhasil diamankan oleh Polres Jakut. Kita tunggu prosesnya,” tulis Kombes Pol Manang Soebeti, dikutip pada Rabu (4/2/2026).
Saat ini, sang majikan sedang menjalani proses hukum. Kepolisian memastikan bahwa penanganan kasus ini akan dilakukan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.
sumber gambar: gesit.id 