Makassar, Senin (16/3/2026) – Sebanyak 5.268 personel gabungan dari TNI, Polri, dan berbagai instansi pemerintah dikerahkan dalam Operasi Ketupat 2026. Penurunan ribuan personel ini bertujuan untuk mengawal kelancaran dan keamanan selama libur Lebaran Idul Fitri yang berlangsung sejak 13 hingga 15 Maret 2026 di Provinsi Sulawesi Selatan.
Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro menekankan pentingnya sosialisasi dan pemahaman pelaksanaan operasi ini kepada seluruh personel. “Saya berharap agar seluruh personel mempedomani dan mensosialisasikan pelaksanaan operasi ini sehingga dapat dipahami dan dilaksanakan dengan baik,” ujar Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro di Makassar, Minggu.
Selain itu, Kapolda juga menginstruksikan optimalisasi layanan telepon darurat 110. Langkah ini untuk memastikan masyarakat mudah memperoleh bantuan serta merasakan kehadiran Polri yang responsif dan solutif. “Ini untuk memastikan masyarakat mengetahui seluruh informasi layanan kepolisian, pesan-pesan kamtibmas hingga penerapan rekayasa lalu lintas,” paparnya.
Rincian Personel dan Pos Pengamanan
Dalam Operasi Ketupat 2026 di wilayah Polda Sulsel, total 5.268 personel gabungan yang dilibatkan terdiri dari 2.583 personel Polri, 546 personel TNI, serta 2.139 personel dari berbagai instansi terkait lainnya.
Ribuan personel tersebut ditempatkan pada 108 pos pengamanan yang tersebar di berbagai wilayah Sulawesi Selatan. Pos-pos tersebut meliputi:
- 61 pos pengamanan
- 22 pos pelayanan
- 25 pos terpadu
Personel yang bertugas di lapangan juga diminta untuk melakukan pendataan terhadap rumah-rumah kosong yang ditinggalkan pemudik. Selain itu, mereka diinstruksikan untuk menyediakan layanan penitipan kendaraan bermotor di kantor kepolisian setempat guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Kapolda mengajak seluruh personel untuk terus meningkatkan soliditas dan sinergitas dalam pelaksanaan tugas demi mewujudkan mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Apresiasi dari DPRD Sulsel
Wakil Ketua DPRD Sulsel, Sufriadi Arif, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Menurutnya, operasi ini merupakan langkah penting untuk memastikan kesiapan pengamanan menjelang arus mudik dan perayaan Idul Fitri 2026.
Apel Siaga yang dilaksanakan menunjukkan sinergi dan komitmen seluruh unsur pengamanan dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama momentum Lebaran. “Saya mengapresiasi kesiapan jajaran kepolisian serta seluruh pihak yang terlibat dalam operasi ini. Semoga pelaksanaan Operasi Ketupat dapat berjalan dengan baik, sehingga masyarakat dapat merayakan lebaran dengan aman, tertib, dan penuh kebersamaan,” kata Sufriadi Arif.
Sebelumnya, apel gelar pasukan untuk Operasi Ketupat 2026 telah dilaksanakan di Lapangan Upacara Kantor Mapolda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan. Apel tersebut diikuti oleh personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, Satpol PP, Pemadam Kebakaran, Basarnas, dan Senkom Mitra Polri.
