Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) memperketat pengamanan di kawasan Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, dengan mengerahkan anjing pelacak dari detasemen K-9 unit polisi satwa. Pengerahan ini merupakan bagian dari strategi pengamanan terpadu untuk menjaga stabilitas keamanan daerah.
Kepala Bidang Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai antisipasi. “Jadi, pengerahan anjing pelacak ini tujuannya untuk membantu deteksi bahan dan barang berbahaya masuk melalui Pelabuhan Lembar. Ini merupakan langkah antisipasi untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat,” ujar Kholid di Mataram pada Selasa, 25 Februari 2026.
Kholid menambahkan, kegiatan patroli telah dilakukan secara rutin. “Seperti giat patroli yang berlangsung pada Selasa dinihari, personel kepolisian mengajak anjing pelacak menyisir area pelabuhan, termasuk kendaraan dan barang bawaan yang masuk maupun keluar dari kawasan pelabuhan,” terangnya.
Pelabuhan Lembar diidentifikasi sebagai salah satu akses vital transportasi laut yang menghubungkan Pulau Lombok dengan berbagai daerah di Indonesia. Tingginya mobilitas penumpang dan distribusi barang menjadikan kawasan ini titik strategis yang memerlukan pengawasan ekstra.
Selain fokus di area pelabuhan, patroli juga diperluas ke kawasan permukiman sekitar sebagai bentuk penguatan pengamanan wilayah penyangga. Melalui patroli rutin dengan dukungan anjing pelacak dari detasemen K-9, Polda NTB berharap potensi ancaman keamanan dapat dicegah sejak dini.
Langkah ini diharapkan dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta para pengguna jasa pelabuhan di NTB.
