Herbalife Family Foundation (HFF), melalui inisiatif kemanusiaannya, telah menyalurkan bantuan senilai Rp585 juta untuk masyarakat yang terdampak bencana banjir di Sumatra. Bantuan ini merupakan hasil penggalangan dana yang dilakukan pada Desember 2025 dan Januari 2026, bekerja sama dengan Lembaga Kemanusiaan dan Tanggap Bencana (LKTB), unit kemanusiaan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
Dana tersebut dialokasikan untuk mendukung upaya tanggap darurat dan pemulihan di berbagai wilayah terdampak, dengan fokus utama pada Aceh Tamiang yang menjadi salah satu daerah paling parah.
Komitmen Berkelanjutan untuk Pemulihan
Director & General Manager Herbalife Indonesia, Oktarianto Wahyu Jatmiko, menegaskan kembali komitmen perusahaan. “Melalui inisiatif ini, kami menegaskan kembali komitmen untuk hadir mendampingi masyarakat di masa krisis serta mendukung upaya pemulihan yang berkelanjutan,” ujar Oktarianto, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima, Senin (30/3). Ia menambahkan, “Kolaborasi dengan mitra terpercaya seperti IDI dan LKTB memungkinkan kami menyalurkan bantuan yang tepat sasaran, khususnya untuk kebutuhan esensial seperti nutrisi, akses air bersih, dan dukungan layanan kesehatan dasar.”
Sebagai bagian dari upaya bantuan, Herbalife turut mendukung pendirian tenda operasional di Aceh. Tenda ini kini berfungsi sebagai pusat operasi kemanusiaan IDI/LKTB, menyediakan dukungan krusial bagi masyarakat terdampak, termasuk makanan bergizi bagi ibu dan bayi, akses air minum bersih melalui pembangunan beberapa sumur bor, serta distribusi air minum dalam kemasan.
Para member independen Herbalife juga aktif berpartisipasi dalam misi kemanusiaan ini bersama relawan IDI, mendukung operasional posko serta menyediakan minuman nutrisi (nutritional shakes) bagi para relawan dan masyarakat yang terdampak banjir.
Apresiasi dari Ikatan Dokter Indonesia
Ketua Umum IDI, Slamet Budiarto, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi kuat bersama Herbalife. “Kemitraan ini memungkinkan mobilisasi sumber daya yang lebih efektif serta memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan,” terang Slamet. Ia melanjutkan, “Dukungan yang diberikan mulai dari akses air bersih, bantuan nutrisi, hingga dukungan operasional di lapangan sangat berperan dalam memperkuat respons kemanusiaan dan mempercepat pemulihan masyarakat.”
Pasca-misi bantuan Desember–Januari, kunjungan lanjutan selama tiga hari telah dilakukan untuk menilai kebutuhan yang masih berlangsung dan memperkuat upaya pemulihan di wilayah terdampak, termasuk Kota Lintang Bawah dan Kampung Duren. Kunjungan ini berfokus pada memastikan keberlanjutan intervensi sebelumnya, seperti pemasangan dan pemantauan fasilitas air bersih, edukasi kesehatan pascabanjir oleh dokter relawan, serta distribusi berkelanjutan dukungan nutrisi bagi keluarga terdampak.
Dampak Global Herbalife Family Foundation
Didorong oleh semangat kepedulian para member independen dan karyawan Herbalife, HFF terus berkomitmen untuk meningkatkan nutrisi, perawatan, dan kesejahteraan anak-anak serta keluarga yang kurang terlayani. Sepanjang tahun 2025, HFF telah menyalurkan hibah sebesar US$5 juta melalui program unggulannya, Casa Herbalife, kepada 173 organisasi nirlaba di 62 negara dan wilayah. Program ini membantu menyediakan makanan bergizi, sumber daya pendidikan, dan ruang aman bagi lebih dari 200.000 anak dan keluarga di seluruh dunia.
Sejak didirikan pada tahun 1994, HFF telah berkontribusi lebih dari US$60 juta kepada mitra nirlaba secara global, memperkuat komunitas dan membantu membangun masa depan yang lebih sehat dan tangguh bagi generasi mendatang.
