Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) berhasil mengungkap modus keji di balik kasus pembunuhan seorang ibu kandung berinisial YRA yang jasadnya ditemukan hangus terbakar di pinggir jalan wilayah Batu Leong, Kabupaten Lombok Barat. Pelaku, yang merupakan anak kandung korban berinisial BP, diduga kuat membunuh ibunya saat tidur pulas sebelum membakar dan membuang jasadnya.

Kronologi Pembunuhan dan Pembakaran Jasad

Kepala Bidang Humas Polda NTB Komisaris Besar Polisi Mohammad Kholid menjelaskan kronologi pembunuhan tersebut dalam konferensi pers di Mapolda NTB, Mataram, pada Selasa, 27 Januari 2026. Peristiwa tragis ini bermula pada Minggu dini hari, 25 Januari, sekitar pukul 02.00 Wita, saat korban YRA sedang tidur.

“Jadi, pelaku pada saat diambil keterangannya, melakukan perbuatan (pembunuhan) dengan cara melilitkan tali di leher ibu kandungnya saat sedang tidur pulas, selanjutnya tali ditarik sekuat tenaga hingga korban meninggal,” kata Kombes Pol. Mohammad Kholid.

Setelah memastikan korban tidak bernyawa, pelaku kemudian membungkus jasad ibunya dengan kain sprei. Jenazah tersebut lalu dimasukkan ke dalam bagasi belakang mobil Innova berwarna putih.

Pada Minggu pagi di hari yang sama, pelaku membawa mobil tersebut menuju wilayah Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Dalam perjalanan, BP sempat mampir di sebuah kios untuk membeli bahan bakar minyak (BBM).

Kepolisian menduga kuat bahwa tindakan membeli BBM ini merupakan bagian dari niat pelaku untuk menyamarkan aksi pembunuhannya. Setibanya di wilayah Batu Leong yang sepi, pelaku menghentikan kendaraannya dan memarkir di pinggir lokasi penemuan.

Jenazah YRA kemudian dikeluarkan dari bagasi mobil, disiram menggunakan BBM, dan dibakar. “Sebelum meninggalkan lokasi, pelaku sempat menunggu sekitar setengah jam untuk memastikan jenazah hangus terbakar,” tambah Kombes Pol. Kholid.

Penemuan Jasad dan Penyelidikan Polisi

Jasad YRA pertama kali ditemukan oleh warga pada Minggu sore, 25 Januari 2026, dalam kondisi hangus terbakar di tumpukan sampah. Penemuan mengerikan ini segera dilaporkan ke Polsek Sekotong, yang kemudian meneruskan informasi tersebut ke Polres Lombok Barat.

Tim gabungan kepolisian segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Penyelidikan intensif yang dilakukan oleh Polda NTB akhirnya mengarah kepada BP sebagai pelaku utama. Hingga berita ini diturunkan, motif pasti di balik pembunuhan keji ini masih didalami oleh pihak kepolisian.