Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian, menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mengerahkan seluruh kekuatan untuk mempercepat pemulihan pascabencana di Sumatera. Penegasan ini disampaikan Tito saat meninjau dan menyerahkan bantuan kepada masyarakat di Posko Pengungsian Balee Panah, Kabupaten Bireuen, Aceh, pada Minggu, 22 Februari 2026.

“Nah kemudian, pemerintah, di bawah [perintah] Bapak Presiden Prabowo mengerahkan semua kekuatan untuk memperbaiki. Saya tahu ini listrik semua mati dulu. Internet mati,” ujar Tito dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Progres Positif Pemulihan di Bireuen

Dalam kunjungannya, Mendagri Tito mengapresiasi progres pemulihan pascabencana di Kabupaten Bireuen yang dinilainya sangat positif. Ia membandingkan kondisi saat ini dengan situasi pada 29 November 2025, ketika banyak akses darat di daerah tersebut terputus, menyebabkan terhambatnya distribusi logistik.

Berkat kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak, tanda-tanda pemulihan mulai terlihat jelas. Tito menyoroti semakin banyaknya anak muda yang kembali dapat mengoperasikan smartphone dan alat elektronik lainnya, yang menjadi indikator pulihnya akses informasi. Selain itu, upaya rekonstruksi dan rehabilitasi pemerintah juga berhasil menormalkan distribusi logistik, gas, hingga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Fokus Penanganan Lumpur dan Rumah Rusak

Tito mengungkapkan bahwa di daerah dataran rendah Aceh yang terdampak bencana, persoalan utama yang dihadapi adalah terhambatnya aktivitas akibat lumpur dan kerusakan rumah-rumah warga. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah terus berkoordinasi dan menggelar rapat intensif.

Ia memastikan bahwa progres rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana akan dipercepat, dengan prioritas pada perbaikan sekolah, rumah ibadah, dan pondok pesantren. Tito mengajak semua pihak untuk bersabar dan menunggu hasil kerja keras pemerintah.

“Saya dari hari pertama puasa, itu sudah di Aceh Tamiang. Satu minggu ini memang sengaja saya ingin menyampaikan pesan. Kehadiran saya langsung bertemu Bapak-Ibu sekalian, menunjukkan bahwa pemerintah pusat itu tidak diam. Kita akan selesaikan permasalahan-permasalahan yang ada,” tegas Tito.

Pada kesempatan tersebut, Tito juga menyerahkan berbagai bantuan kepada masyarakat Bireuen, meliputi ratusan paket perlengkapan ibadah, ribuan potong busana Muslim, serta ratusan potong jaket untuk anak-anak dan dewasa.