SERANG – Pertandingan krusial antara Persita Tangerang melawan Persis Solo pada pekan terakhir Super League dipastikan akan digelar tanpa kehadiran penonton. Laga yang dijadwalkan berlangsung di Banten Internasional Stadium pada Sabtu, 23 Mei 2026, ini sangat menentukan bagi Laskar Sambernyawa, julukan Persis Solo, dalam upaya mereka menghindari zona degradasi.
Keputusan tersebut diumumkan secara resmi oleh manajemen Persita Tangerang setelah melakukan rapat koordinasi dengan Kepolisian Daerah Banten. Situasi ini menjadi tantangan berat bagi Persis Solo yang sangat membutuhkan dukungan langsung dari suporter untuk meraih poin penyelamat.
“Berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan Kepolisian Daerah Banten, pertandingan Persita vs Persis akan diselenggarakan tanpa penonton sesuai rekomendasi pihak keamanan,” demikian pernyataan resmi yang dirilis oleh Persita.
Absennya penonton dipastikan akan mengubah atmosfer pertandingan secara drastis. Gemuruh tribun dan dukungan langsung dari para pendukung tidak akan terdengar, menciptakan suasana yang berbeda dari biasanya.
Persita juga mengimbau kepada seluruh pendukungnya, yang dikenal sebagai Persita Fans, untuk tidak memaksakan diri hadir ke stadion. Klub berjuluk Pendekar Cisadane ini meminta agar dukungan tetap diberikan dari luar arena pertandingan demi menjaga keamanan dan kelancaran acara.
“Kami mengharapkan seluruh Persita Fans mematuhi keputusan ini demi keamanan dan kelancaran bersama. Mari tunjukkan loyalitas dengan cara berbeda, dari mana pun berada,” lanjut pernyataan klub tersebut.
Laga ini menjadi penentu nasib Persis Solo di Super League. Dengan ancaman degradasi yang membayangi, setiap poin menjadi sangat berharga, dan ketiadaan dukungan langsung di stadion bisa menjadi faktor tambahan yang harus dihadapi tim.
