PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palu menyiagakan total 318 petugas untuk menjaga keandalan pasokan listrik di wilayah Sulawesi Tengah selama masa libur Lebaran 2026. Kesiapan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.
Manajer UP3 Palu, Ansar, di Palu pada Senin (16/3/2026) menjelaskan bahwa ratusan petugas tersebut terdiri dari 51 pegawai PLN dan 276 petugas mitra kerja. Mereka akan tersebar di 11 titik strategis di seluruh wilayah kerja UP3 Palu.
“Langkah ini untuk menjamin pasokan energi listrik dalam pelaksanaan hari raya. Upaya ini merupakan komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat,” ujar Ansar.
Ansar menambahkan, energi listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat dan penunjang berbagai aktivitas. Oleh karena itu, PLN berkewajiban menjaga keandalan pasokan dari berbagai gangguan jaringan yang diakibatkan faktor teknis di lapangan.
“Tidak semua perencanaan berjalan dengan mulus, biasanya di lapangan terjadi masalah penurunan/hilangnya tegangan listrik akibat pohon tumbang dan faktor alam lainnya, sehingga butuh penanganan cepat, akurat serta terukur,” kata Ansar.
Untuk mengantisipasi dan menangani gangguan tersebut, 11 posko telah disebar pada masing-masing wilayah kerja sebagai pusat pemantauan. Seluruh personel akan bersiaga selama 24 jam guna memastikan respons cepat terhadap setiap potensi gangguan yang terjadi.
Selain itu, PLN UP3 Palu juga memetakan sebanyak 81 titik prioritas dan objek vital yang menjadi fokus pengamanan pasokan listrik selama periode Ramadan dan Idul Fitri. “Titik-titik menjadi fokus pengawasan dan pengamanan meliputi rumah ibadah, fasilitas kesehatan, pusat keramaian, dan infrastruktur penting lainnya yang membutuhkan keandalan listrik tanpa gangguan,” tuturnya.
Ansar memastikan pasokan listrik selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri tetap aman, andal, dan stabil, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah serta aktivitas dengan nyaman. “Kami optimistis keandalan pasokan terjamin. Kami juga telah menggelar apel siaga pada Jumat (13/3/2026) untuk memastikan kesiapan petugas dan peralatan demi kelancaran kegiatan operasional layanan kelistrikan kepada pelanggan,” pungkasnya.
