Komedian Sule kembali menjadi sorotan publik setelah menerapkan kebijakan tak biasa di tempat wisata miliknya, Prikitiew Land. Berbeda dari kebanyakan destinasi rekreasi, Sule secara terbuka mengizinkan para pengunjung untuk membawa makanan dan minuman sendiri dari rumah.
Kebijakan ini bahkan melampaui sekadar camilan ringan. Pengunjung diperbolehkan membawa perlengkapan masak atau kitchen set, galon air minum, hingga menggelar tikar untuk piknik bersama keluarga. Konsep unik ini dirancang Sule agar semua lapisan masyarakat dapat menikmati liburan tanpa terbebani biaya tambahan yang kerap muncul di tempat wisata lain.
Sule menegaskan bahwa ia tidak ingin ada larangan bagi pengunjung yang membawa bekal sendiri, meskipun di dalam area Prikitiew Land terdapat banyak pedagang. “Boleh makan di situ,” ujar Sule, seperti dikutip dari perbincangannya bersama Gofar Hilman dalam podcast PWK.
Dalam kesempatan tersebut, Sule membeberkan alasan mendalam di balik aturan tersebut. “Di situ boleh orang bawa makanan bawa kitchen set juga boleh, bawa galon, bawa tikar kan orang dari kampunglah gitu buat itu. Boleh makan di situ boleh gitu,” jelasnya.
Menurut mantan presenter ini, banyak keluarga yang datang dari daerah pedesaan untuk mencari rekreasi santai. Ia ingin Prikitiew Land menjadi tempat yang ramah dan inklusif bagi siapa saja, tanpa memandang latar belakang ekonomi.
Meski memberikan kebebasan penuh kepada pengunjung, Sule tetap memiliki ketegasan terhadap para pedagang yang berjualan di dalam area. Ia menetapkan batas harga agar tidak ada pedagang yang menaikkan tarif seenaknya. “Jangan komplain pedagang di situ. Jangan komplain ya, gua keluarin. Pengunjung mau makan kek. Kalau dibolehin makan kita enggak (untung)? Rezeki sudah ada yang ngatur,” tegas Sule.
Sule meyakini, para pedagang tetap memiliki peluang untuk meraih keuntungan, terutama saat Prikitiew Land menggelar acara besar. “Itu buktinya lu kalau lagi event-event gede kan lu untung gede nyayur juga. Pagi-pagi dia bawa makanan satu keluarga. Ya pagi-pagi doang dia di situ kan enggak cuman makan doang ya. Main siang lapar ke tempat el. Makan habis dia pagi doang,” tambahnya.
Sejak dibuka pada awal tahun 2025, Prikitiew Land memang belum menghasilkan keuntungan besar. Harga tiket masuknya pun masih dibanderol belasan ribu Rupiah agar tetap terjangkau bagi masyarakat luas. Bagi Sule, bisnis ini lebih merupakan investasi jangka panjang yang mengutamakan kenyamanan dan kebahagiaan pengunjung, dibandingkan mengejar keuntungan finansial secara cepat.
