Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, memastikan seluruh gardu induk di Aceh kini telah bertegangan penuh pascagangguan akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025. Keberhasilan perbaikan ini menandai kemajuan signifikan dalam pemulihan kelistrikan di Bumi Serambi Mekkah.
Darmawan menegaskan bahwa sistem kelistrikan transmisi dan pembangkit di Aceh berfungsi dengan baik. “Untuk Aceh kami menekankan bahwa semua gardu induk di Aceh sudah bertegangan. Sistem kelistrikan transmisi dan pembangkit berfungsi dengan baik,” ujar Darmawan di Kantor PLN ULP Kuala Simpang, Aceh Tamiang, Rabu (31/12).
Ia menambahkan, dua jalur transmisi vital yang sempat terputus, yakni Arun-Bireuen dan Pangkalan Brandan-Langsa, kini telah tersambung kembali. Bahkan, jalur kedua untuk Pangkalan Brandan-Langsa juga sudah berhasil dibangun. “Tadi malam kami sudah berhasil membangun jalur kedua, sehingga keadaan sistem kelistrikan di Aceh meningkat drastis,” jelasnya.
Sejak bencana terjadi, tim PLN terus bekerja keras memulihkan aliran listrik di berbagai desa. Dari total 6.500 desa di Aceh, masih terdapat 180 desa yang mengalami pemadaman. Tim PLN fokus membangun akses, menegakkan tiang listrik, dan memulihkan jaringan di desa-desa tersebut. “Saat ini sedang dibangun jalur akses ke desa-desa tersebut, yakni tiang-tiang listrik segera ditegakkan kembali, kemudian jaringan dipulihkan, sehingga dari hari ke hari ini ada peningkatan cukup baik, jumlah desa yang padam semakin turun,” kata Darmawan.
Selain tugas utama pemulihan listrik, petugas PLN juga berperan sebagai relawan. Mereka membantu perbaikan instalasi listrik dan mendukung pembersihan fasilitas layanan publik, termasuk 34 RSUD dan puskesmas. “Kemudian juga ada 15 masjid yang kami usahakan untuk instalasi listriknya kami pulihkan dan juga kami bantu untuk bersihkan,” tambahnya.
Darmawan turut menyampaikan apresiasi atas arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong PLN untuk langsung terjun ke lapangan. “Kami mengucapkan terima kasih atas arahan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto yang dari awal memberi arahan kepada kami untuk turun ke lapangan, tim kami kerahkan semuanya, bahkan berkantor di Aceh,” pungkas Darmawan.
