Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menargetkan perolehan minimal satu kursi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2029. Target ambisius ini disampaikan dalam acara pengukuhan kepengurusan PKB Sulteng masa bakti 2026–2031 di Palu, Selasa (31/3/2026).
Wakil Ketua Umum PKB, Ida Fauziyah, menegaskan pentingnya konsolidasi internal untuk mencapai tujuan tersebut. “Target minimal satu kursi DPR RI di Senayan dari Sulteng pada Pemilu 2029. Kami berharap konsolidasi yang solid dapat mewujudkan target tersebut,” ujar Ida Fauziyah di sela-sela acara.
Selain kursi di Senayan, PKB Sulteng juga membidik terbentuknya fraksi di seluruh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah. Tak hanya itu, partai berlambang bola dunia ini juga mengincar peluang untuk meraih unsur pimpinan di DPRD provinsi.
Pengukuhan pengurus DPW PKB Sulawesi Tengah tersebut dirangkaikan dengan orientasi politik dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil). Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus pusat dan daerah, menandai dimulainya persiapan strategis partai menghadapi kontestasi politik mendatang.
“Hari ini kami mewakili ketua umum mengukuhkan kepengurusan PKB Sulteng. Setelah ini seluruh pengurus akan mengikuti penguatan ideologi melalui orientasi politik, kemudian dilanjutkan dengan Muskerwil untuk merumuskan program kerja lima tahun ke depan,” jelas Ida Fauziyah.
Ida menambahkan, penguatan struktur partai akan dilakukan secara berjenjang hingga tingkat kabupaten/kota. Langkah ini krusial guna memastikan kesiapan organisasi dalam menghadapi Pemilu 2029. “Kami menargetkan akhir 2026 seluruh struktur partai sudah terbentuk, mulai dari tingkat wilayah hingga cabang, sehingga mesin partai siap menghadapi Pemilu 2029,” pesannya.
Ketua DPW PKB Sulawesi Tengah, Risharyudi Triwibowo, menyatakan optimismenya terhadap target perolehan kursi DPR RI. Ia belajar dari pengalaman pemilu sebelumnya yang belum berhasil meraih kursi di Senayan. “Bagi kami, kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda. Setelah beberapa kali pemilu belum memperoleh kursi DPR RI, Insya Allah 2029 PKB bisa meraih satu kursi,” kata Risharyudi.
Saat ini, PKB memiliki lima kursi di DPRD Provinsi Sulawesi Tengah. Risharyudi optimistis partainya dapat meningkatkan perolehan kursi di sejumlah daerah pemilihan pada pemilu mendatang.
Risharyudi juga menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda dan perempuan dalam kepengurusan partai. Ia menyebut komposisi pengurus saat ini didominasi oleh kedua kelompok tersebut. “Sekitar 60 persen pengurus merupakan anak muda, dan lebih dari 50 persen merupakan perempuan. Ini menjadi kekuatan PKB ke depan,” ungkapnya.
Melalui penguatan struktur organisasi dan konsolidasi kader yang solid, PKB Sulteng optimistis mampu meningkatkan perolehan kursi legislatif. Hal ini diharapkan dapat memperluas kontribusi partai dalam pembangunan daerah dan nasional.
