PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) secara resmi mengaktifkan Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2026. Langkah ini diambil untuk menjamin kelancaran distribusi gas bumi di seluruh Indonesia selama perayaan Idul Fitri 1447 H, memastikan pasokan energi bagi jutaan sambungan rumah tangga, sektor industri, hingga transportasi.
Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN memprioritaskan pengawasan ketat terhadap infrastruktur vital. Pemantauan dilakukan secara real-time melalui Integrated Monitoring Center (IMOC) yang terhubung langsung dengan sistem Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA). Teknologi canggih ini memungkinkan tim teknis mendeteksi fluktuasi tekanan jaringan di 74 kabupaten/kota secara instan, sehingga potensi gangguan dapat diantisipasi dengan cepat.
Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menjelaskan bahwa seluruh personel lapangan telah bersiaga penuh di berbagai titik strategis. “Satgas RAFI bertugas menjamin penyaluran gas pipa maupun LNG sampai ke tangan konsumen dengan aman. Kami ingin memastikan layanan tetap optimal di seluruh wilayah operasional,” ujar Fajriyah di Jakarta, Kamis (05/3/2026).
Untuk mengantisipasi keadaan darurat, PGN menyiagakan Tim Penanganan Gangguan yang beroperasi dalam sif 24 jam. Koordinasi lintas unit juga diperketat demi mempercepat respons jika terjadi kendala teknis di lapangan.
Keandalan pasokan gas bumi ini tidak hanya menyasar kebutuhan rumah tangga, tetapi juga sektor krusial lainnya. PGN memasok gas untuk lebih dari sembilan pembangkit listrik besar guna mencegah gangguan pemadaman listrik selama hari raya. Secara teknis, kekuatan distribusi ini ditopang oleh jaringan pipa sepanjang 33.400 km, 13 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG), serta 3 terminal LNG yang tersebar di 18 provinsi.
Bagi pengguna kendaraan berbahan bakar gas (BBG), PGN menyiapkan kapasitas hingga 177.750 liter setara premium (LSP). Ketersediaan ini diharapkan mampu mendukung mobilitas masyarakat yang diprediksi meningkat tajam pada musim mudik tahun ini.
Di luar kesiapan infrastruktur, PGN mengimbau para pelanggan rumah tangga untuk tetap waspada. Sebelum meninggalkan rumah menuju kampung halaman, warga diminta memastikan keran gas dalam posisi tertutup dan melakukan pengecekan standar pada instalasi kompor.
“Keamanan pemanfaatan gas adalah tanggung jawab bersama. Kami meminta pelanggan melakukan langkah protektif sebelum mudik agar perayaan Lebaran di kampung halaman tetap tenang dan nyaman,” tutup Fajriyah.
Jika masyarakat menemukan kendala atau membutuhkan bantuan teknis darurat, layanan Pertamina Contact Center 135 tersedia setiap saat untuk memberikan solusi cepat.
sumber gambar: jatimnow.com 