PT Pertamina (Persero) masih berupaya mengurus perizinan agar kapal tanker very large crude carrier (VLCC) Pertamina Pride dapat melintasi Selat Hormuz. Proses ini dilakukan di tengah situasi keamanan di kawasan tersebut yang kembali memanas.
Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication Pertamina, menjelaskan bahwa perizinan untuk kapal tersebut masih dalam tahap proses. “Untuk Pride, sampai dengan saat ini kami sedang berproses untuk perizinannya,” ujar Baron saat ditemui di sela acara Kick Off dan Coaching Clinic Apresiasi Jurnalistik Pertamina 2026 di Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Baron menambahkan, pelaksanaan kargo yang dibawa oleh VLCC Pertamina Pride saat ini masih tertunda akibat kondisi keamanan di Selat Hormuz. Ia berharap situasi dapat segera kondusif. “Kami mohon doanya agar situasi bisa mereda dan kapal tersebut bisa melintas,” katanya.
Setelah berhasil melintasi Selat Hormuz, pasokan energi yang diangkut oleh VLCC Pertamina Pride tersebut direncanakan akan ditujukan untuk Kilang Cilacap, Jawa Tengah.
