Persib Bandung berhasil mengamankan posisi puncak klasemen sementara Super League setelah seluruh kontestan menuntaskan 25 pertandingan. Keberhasilan Si Maung Bandung ini tak lepas dari hasil kurang maksimal yang juga diraih oleh tiga rival terdekatnya di empat besar.
Dalam tiga pertandingan terakhir, Persib mencatatkan satu kemenangan dan dua hasil imbang. Konsistensi yang belum sempurna ini ternyata juga dialami oleh para pesaingnya.
Performa Rival Tak Sempurna
Borneo FC, yang berada di posisi kedua, juga hanya mampu meraih satu kemenangan dan dua hasil seri dalam tiga laga terakhir. Situasi serupa terjadi pada Persija Jakarta yang mencatatkan rekor identik, yakni satu kemenangan dan dua kali imbang.
Sementara itu, Malut United, tim yang juga bersaing di papan atas, meraih satu kemenangan, satu hasil seri, dan menelan satu kekalahan dalam periode yang sama. Hasil-hasil ini secara tidak langsung membantu Persib Bandung untuk tetap bertengger di puncak.
Imbang di Kandang Borneo FC
Pada pertandingan terakhir sebelum jeda ‘libur Lebaran’, Persib Bandung berhasil mencuri satu poin saat bertandang ke markas Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda. Laga sengit tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1.
Menanggapi hasil imbang tersebut, pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, mengakui bahwa strateginya tidak berjalan sesuai rencana. Di sisi lain, pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, juga memberikan tanggapan terkait hasil 1-1 melawan Borneo FC.
Dengan hasil ini, persaingan di Super League diprediksi akan semakin ketat setelah jeda. Para penggemar kini menantikan jadwal pekan ke-26 untuk melihat bagaimana tim-tim papan atas akan melanjutkan perjuangan mereka.
