Kepala Operasional Piala Dunia 2026, Heimo Schirgi, menegaskan bahwa turnamen sepak bola terbesar di dunia itu terlalu besar untuk dihentikan atau ditunda. Pernyataan ini muncul di tengah kekhawatiran publik mengenai potensi penundaan ajang empat tahunan tersebut akibat konflik global yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Schirgi menjelaskan bahwa pihak penyelenggara terus memantau perkembangan situasi internasional, khususnya di Timur Tengah. Namun, hingga saat ini, belum ada indikasi kuat yang mengarah pada penundaan Piala Dunia 2026.
Penyelenggara Pantau Situasi Global
“Andai saya dapat memastikan apa yang akan terjadi nanti, tentu saya akan mengatakannya sekarang,” ujar Schirgi, menyoroti ketidakpastian situasi geopolitik. “Sayangnya, situasinya masih terus bergerak dan belum bisa dipastikan.”
Lebih lanjut, penyelenggara juga menjalin komunikasi aktif dengan sejumlah federasi sepak bola, termasuk Federasi Sepak Bola Iran, untuk memastikan kesiapan seluruh peserta. Komunikasi ini menjadi krusial untuk menjaga kelancaran persiapan di tengah dinamika global.
