Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Mataram masa khidmat 2025–2026 resmi dilantik pada Kamis sore, 5 Februari 2026. Prosesi pelantikan yang berlangsung di Gedung Dom Universitas Mataram (Unram) ini menandai dimulainya kepengurusan baru yang berkomitmen menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Mataram dalam pembangunan daerah.

Pelantikan dipandu oleh Wasekretaris Jenderal Bidang Ekonomi dan Investasi Pengurus Besar PMII, Hilful Fudhul. Acara ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Besar PMII Nomor: 168.PB-XXI.01.168.A-I.02.2026 tentang Susunan Pengurus Cabang PMII Kota Mataram Masa Khidmat 2025 – 2026. Dalam kepengurusan ini, Lalu Rizki Hidayat ditetapkan sebagai Ketua Cabang, Muhammad Sapi’in sebagai Sekretaris, dan Sopian sebagai Bendahara.

PMII Siap Berkolaborasi Aktif

Ketua Cabang PMII Kota Mataram, Lalu Rizki Hidayat, menegaskan komitmen organisasinya untuk berperan aktif. Ia menyatakan PMII harus hadir sebagai kekuatan pemuda yang aktif, kritis, dan solutif bagi daerah.

“PMII ini bukan sekadar masuk dalam hitungan, tetapi memang harus diperhitungkan. Kami membuka ruang seluas-luasnya kepada Pemerintah Kota Mataram untuk berkolaborasi dan bersinergi membangun Kota Mataram,” ujar Lalu Rizki Hidayat.

Ia juga mendorong seluruh pengurus yang baru dilantik agar mampu melahirkan ide dan gagasan progresif. Pemikiran tersebut diharapkan dapat berdampak langsung bagi masyarakat dan relevan dengan kebutuhan daerah. “Pengurus PMII harus mampu menghadirkan pemikiran strategis agar organisasi ini terus maju dan relevan dengan kebutuhan daerah,” tambahnya.

Harapan dan Rencana Nasional

Sementara itu, Sekretaris PKC PMII Bali Nusra, Suci Ramadhani Putri, berharap PC PMII Kota Mataram dapat menjadi pelopor konsolidasi organisasi. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat soliditas kader di kawasan Bali – Nusa Tenggara.

Pada kesempatan yang sama, Hilful Fudhul dari PB PMII mengungkapkan bahwa Pengurus Besar PMII tengah mengomunikasikan kesiapan Nusa Tenggara Barat untuk menjadi tuan rumah Musyawarah Nasional PMII. “Keinginan kita bersama adalah menjadikan NTB sebagai tuan rumah Musyawarah Nasional PMII,” katanya.

Majelis Pembina Nasional PMII yang juga Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama NTB, Masnun, berpesan agar kader PMII terus meningkatkan kompetensi dan keahlian. Hal ini penting guna menjawab tantangan masa depan, sekaligus memperkuat sinergi antara organisasi, pemerintah, dan masyarakat. Pelantikan ini menjadi momentum awal bagi PMII Kota Mataram untuk menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.