Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Jumat (15/5/2026) malam, ketika pengeboran sumur air di kawasan Jalan Al Amin RT 97, Kelurahan Manggar, justru menyemburkan gas bercampur lumpur dan api. Fenomena geologi tak terduga ini sontak menghebohkan warga sekitar.

Kapolsek Balikpapan Timur, Kompol Sumarlik Akup, melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Manggar Polsek Balikpapan Timur, Aipda Edy Wahyudi, membenarkan kejadian tersebut. “Sumur air yang dibor oleh warga malah menyemburkan gas bercampur lumpur dan air,” ujar Aipda Edy Wahyudi di lokasi kejadian.

Aipda Edy menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi di halaman Masjid Babul Khair. “Peristiwa itu terjadi di halaman Masjid Babul Khair, tepat di lokasi pengeboran sumur air bantuan dari Yayasan Baitul Maal Hidayatullah (BMH) yang diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan air di lingkungan masjid,” tambahnya.

Setelah menerima laporan dari warga terkait fenomena keluarnya material lumpur, air, dan gas, pihak kepolisian segera menindaklanjuti dengan mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kobaran api muncul setelah semburan material tersebut keluar dari lubang sumur bor.

Menyikapi kondisi tersebut, kepolisian langsung berkoordinasi dengan Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan. “Melihat kondisi ini, kami langsung melakukan koordinasi dengan Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan, guna mengambil langkah yang tepat dalam penanganan kejadian itu,” kata Aipda Edy Wahyudi.

Tim BPBD Balikpapan segera tiba di lokasi untuk melakukan penanganan, termasuk memadamkan api dan berupaya menutup lubang sumur menggunakan batu guna mengurangi dampak semburan gas. Setelah api berhasil dipadamkan, polisi memasang garis pembatas di sekitar lokasi sumur bor.

Warga diimbau untuk tidak mendekati area tersebut maupun menyalakan api di sekitar TKP demi menghindari potensi bahaya lanjutan. Aipda Edy Wahyudi mengapresiasi respons cepat dari kepolisian dan BPBD. “Kehadiran kami dari kepolisian bersama BPBD di lokasi, cukup mendapat apresiasi warga karena penanganan cepat dilakukan, sehingga mampu mencegah risiko yang lebih besar. Dan saat ini situasi di lokasi telah kami laporkan aman dan terkendali,” pungkasnya.