Sebanyak 393 jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Lombok Timur yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 9 Embarkasi Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi. Keberangkatan para tamu Allah SWT ini dilakukan melalui Bandara Internasional Lombok pada Minggu, 3 Mei 2026.
Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, dalam acara pelepasan JCH di Masjid Agung Lombok Timur, menekankan keistimewaan para jemaah. “Tidak semua orang bisa berangkat haji walaupun mereka mampu, walaupun mereka punya uang. Tetapi Bapak-Ibu ini adalah tamu Allah SWT yang sangat istimewa,” ujar Bupati Haerul Warisin.
Ia menjelaskan, dari total 1,5 juta penduduk Lombok Timur, hanya 1.406 calon haji yang dapat menunaikan ibadah haji pada tahun 1447 Hijriah ini. Angka tersebut termasuk 393 calon haji yang berada dalam Kloter 9 Embarkasi Lombok.
Peningkatan Layanan dan Jaminan BPJS
Bupati mengakui bahwa Pemerintah Kabupaten Lombok Timur belum dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada para jemaah calon haji. Untuk tahun ini, Pemda hanya mampu menyediakan seragam sebagai identitas. “Jadi baju ini niatnya agar kita saling tanda, antara satu jamaah dengan lainnya. Ada lambang Lombok Timur di situ,” jelasnya.
Namun, Haerul Warisin berjanji akan meningkatkan pelayanan di masa mendatang. Salah satu komitmennya adalah membayarkan kepesertaan BPJS bagi JCH, baik BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan. Pembayaran ini akan dilakukan tiga bulan sebelum keberangkatan hingga tiga bulan setelah kepulangan.
“Tidak boleh JCH tidak memiliki BPJS, baik BPJS kesehatan, maupun BPJS Ketenagkerjaan. Karena itu pemerintah ke depan akan membayarkan BPJS Ketenagakerjaan tiga bulan sebelum berangkat,” terangnya. Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan jaminan kepada ahli waris jika terjadi hal yang tidak diharapkan. “Dengan demikian jika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan ahli waris tidak ditinggalkan begitu saja,” tambahnya, seraya berharap para jemaah tetap dapat melaksanakan ibadah haji sesuai syariat Islam.
Pesan Bupati: Fokus Ibadah dan Jaga Kesehatan
Kepada para jemaah, Bupati berpesan agar fokus menjalankan ibadah dengan penuh keikhlasan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap, perbuatan, dan perkataan selama di Tanah Suci. Haerul Warisin mengutip sebuah hadis, “Apabila kita mengerjakan ibadah haji dengan tidak berkata kotor dan berbuat fasik, maka bapak-ibu niscaya sama seperti anak yang baru keluar dai perut ibunya.”
Selain itu, jemaah diminta untuk senantiasa menjaga kesehatan fisik dan mental, serta mengikuti arahan dari petugas haji. Bupati juga memohon agar para jemaah mendoakan Kabupaten Lombok Timur agar senantiasa aman, maju, sejahtera, serta dijauhkan dari bahaya dan bencana.
JCH Kloter 9 ini dijadwalkan akan kembali ke Tanah Air pada 12 Juni 2026 mendatang.
