Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) membuka pendaftaran secara langsung atau offline untuk program Mudik Gratis 2026. Langkah ini diambil setelah kuota pendaftaran daring (online) yang dibuka pada 3-5 Maret 2026 ludes dalam waktu singkat akibat tingginya antusiasme masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur, Nyono, mengungkapkan bahwa kuota pendaftaran online sekitar 1.600 peserta telah terpenuhi seluruhnya. “Pendaftaran online sudah terpenuhi seluruhnya. Antusiasme masyarakat sangat tinggi untuk mengikuti program Mudik Gratis tahun ini,” kata Nyono pada Senin (9/3/2026).

Pendaftaran offline telah dibuka di Kantor Dishub Jatim sejak Minggu (8/3/2026). Nyono mengamati bahwa warga terlihat mengantre untuk melakukan verifikasi data dan mendapatkan tiket mudik gratis Lebaran. Untuk tahap pendaftaran offline ini, Dishub Jatim menyediakan kuota tambahan sekitar 2.400 peserta.

Program Mudik Gratis 2026 melayani 17 trayek yang tersebar di 20 kabupaten/kota di Jawa Timur. “Untuk pendaftaran offline kami menyediakan kuota sekitar 2.400 peserta dengan 17 trayek tujuan di berbagai daerah di Jawa Timur,” jelas Nyono.

Program Mudik Gratis ini bertujuan untuk memfasilitasi masyarakat agar dapat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman tanpa dipungut biaya. Selain itu, inisiatif ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang kerap meningkat selama arus mudik Lebaran.

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan program ini dengan baik, sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan pribadi terutama sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh,” pungkas Nyono.