Ratusan motor pemudik diberangkatkan dari Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur pada Rabu, 18 Maret 2026, sebagai bagian dari program mudik gratis 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sebanyak 122 unit sepeda motor diangkut menggunakan lima truk menuju enam daerah tujuan di Jatim, sehari sebelum pelepasan bus mudik gratis untuk warga. Program ini bertujuan utama menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan roda dua selama masa angkutan Lebaran.

Pelepasan simbolis mudik gratis motor ini dilakukan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Dydik Rudy, di halaman kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Jalan Ahmad Yani Surabaya. Acara tersebut turut dihadiri oleh perwakilan dari BPTD Kelas II Jawa Timur, PT Jasa Raharja, serta para Kepala UPT P3 LLAJ se-Jawa Timur.

Upaya Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas

Menurut Dydik Rudy, program mudik gratis motor merupakan bentuk kepedulian Pemprov Jatim dalam mengurangi risiko kecelakaan. Data Kepolisian Daerah Jawa Timur mencatat, pada masa angkutan Lebaran tahun sebelumnya (2025/1446 H), terjadi 350 kejadian kecelakaan yang melibatkan sepeda motor.

“Tentunya hal ini perlu mendapat perhatian yang serius dari Pemprov Jatim,” ujar Dydik Rudy, menegaskan urgensi program tersebut.

Rincian Angkutan dan Destinasi

Keenam daerah tujuan pengangkutan motor meliputi Banyuwangi, Jember, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, dan Madiun. Dari total 122 unit motor, tujuan Madiun menjadi yang terbanyak dengan 42 unit kendaraan.

  • Tujuan Banyuwangi: 15 unit
  • Tujuan Jember: 11 unit
  • Tujuan Madiun: 42 unit
  • Tujuan Tulungagung: 8 unit
  • Tujuan Trenggalek: 12 unit
  • Tujuan Ponorogo: 34 unit

Para pemudik dapat mengambil kendaraan mereka di lokasi-lokasi yang telah ditentukan, yaitu Kantor UPT Madiun, Kantor UPA Ponorogo, Terminal Gayatri Tulungagung, Terminal Surodakan di Trenggalek, Kantor UPT Jember, dan Kantor UPT Banyuwangi.

Fasilitas Balik Gratis dan Kuota Mudik Keseluruhan

Selain mudik, Pemprov Jatim juga memfasilitasi angkutan balik gratis untuk kendaraan roda dua. Tercatat, 28 unit sepeda motor akan mengikuti kegiatan balik gratis dengan tujuan Madiun dan Ponorogo.

“Angkutan balik gratis roda dua sesuai rencana kegiatan akan dilaksanakan pada tanggal 24 Maret 2026,” jelas Dydik Rudy.

Secara keseluruhan, Pemprov Jatim menyediakan total 9.320 kuota mudik gratis tahun ini, mencakup jalur darat dan laut. Untuk jalur darat (bus), dialokasikan 6.320 penumpang dengan 158 armada bus, terdiri dari 100 bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan 58 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang diberangkatkan dari Jabodetabek menuju Jatim. Sementara itu, jalur laut menyediakan kuota 3.000 penumpang untuk memfasilitasi perjalanan antar pulau di wilayah Jatim.